Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik Prabowo: Ada Nanik S Deyang hingga Said Iqbal

Genvoice.id | 09 Jun 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID -Presiden Prabowo Subianto resmi melantik sejumlah pejabat baru di Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin sore lalu.

Langkah strategis ini diambil guna memperkuat program prioritas pemerintah, terutama dalam penguatan gizi nasional, ketahanan pangan, dan perlindungan ketenagakerjaan.

Di antara nama yang mencuri perhatian adalah perombakan total pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) serta penunjukan tokoh buruh, Said Iqbal, sebagai penasihat khusus Presiden.

Perombakan Total di Tubuh Badan Gizi Nasional (BGN)

Dalam pelantikan tersebut, posisi Kepala Badan Gizi Nasional kini resmi diamanahkan kepada Nanik S Deyang, menggantikan Dadan Hindayana. Sebelum naik menjadi kepala lembaga, Nanik merupakan Wakil Kepala BGN bidang Komunikasi Publik dan Investigasi.

Perempuan kelahiran 1968 yang mengawali kariernya sebagai jurnalis senior Kompas-Gramedia dan MNC Media ini, dinilai memiliki kedekatan politik jangka panjang dengan Prabowo. Sebelum di BGN, ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Kepala I BP Taskin dan Komisaris Independen PT Pertamina (Persero).

Untuk memperkuat eksekusi program Makan Bergizi Gratis (MBG), Presiden Prabowo juga melantik dua Wakil Kepala BGN baru:

  • Agustina Arumsari: Profesional di bidang pengawasan keuangan yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala BPKP sejak Februari 2025. Alumnus STAN dan UI ini mengantongi berbagai sertifikasi audit internasional seperti Certified Fraud Examiner (CFE).

  • Mayjen TNI Trenggono: Perwira tinggi TNI AD lulusan Akmil 1993 yang memiliki karier cemerlang di militer. Sebelum ditunjuk menjadi Wakil Kepala BGN, jenderal bintang dua ini sempat mengemban tugas sebagai Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara.

Said Iqbal Ditunjuk Sebagai Penasihat Khusus Presiden

Di luar jajaran BGN, Presiden Prabowo menarik tokoh gerakan buruh nasional, Said Iqbal, ke dalam lingkaran istana. Presiden Partai Buruh sekaligus pendiri Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) ini resmi dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan.

Said Iqbal, yang memulai kariernya sebagai buruh pabrik elektronik di Bekasi pada tahun 1992, dikenal vokal dalam memperjuangkan hak-hak pekerja dan upah minimum.

Rekam jejaknya di dunia ketenagakerjaan bahkan sempat diakui secara internasional melalui penghargaan The Febe Elisabeth Velasquez Award di Belanda pada tahun 2013.

Kombinasi para pejabat baru yang dilantik ini merepresentasikan berbagai latar belakang, mulai dari jurnalisme, pengawasan keuangan, militer, hingga aktivisme buruh.

Penunjukan kombinasi figur profesional dan sektoral ini diharapkan dapat mempercepat realisasi target-target besar pemerintahan Prabowo, khususnya dalam pemenuhan gizi masyarakat serta penciptaan iklim ketenagakerjaan yang lebih adil dan harmonis di Indonesia.