Astronot "Artemis II" Abadikan Momen di Bulan Pakai iPhone, Begini Hasilnya
JAKARTA, GENVOICE.ID - Para astronot dalam misi Artemis II mencuri perhatian dengan cara unik mereka mendokumentasikan perjalanan luar angkasa. Alih-alih hanya mengandalkan kamera profesional, kru misi justru menggunakan iPhone untuk mengabadikan momen saat mengelilingi Bulan.
Foto-foto yang dihasilkan memperlihatkan berbagai sudut pandang menakjubkan, mulai dari Bumi yang terlihat dari kejauhan, permukaan Bulan, hingga aktivitas para astronot di داخل kapsul Orion.
Penggunaan ponsel pintar ini memang bukan tanpa alasan. NASA memberikan izin khusus kepada kru untuk membawa perangkat tersebut sebagai alat dokumentasi tambahan yang lebih personal. Dengan iPhone, para astronot dapat menangkap momen spontan yang mungkin tidak terjangkau kamera utama.
Komandan misi, Reid Wiseman, bahkan sempat membagikan hasil jepretan Bulan yang diambil menggunakan iPhone dalam siaran langsung. Ia menggambarkan pengalaman tersebut seperti memotret Bulan dari halaman rumah, meski kenyataannya dilakukan dari luar angkasa.
Administrator NASA, Jared Isaacman, menjelaskan bahwa keputusan ini juga menjadi bagian dari eksperimen teknologi. Selain untuk dokumentasi pribadi, penggunaan perangkat modern seperti iPhone bertujuan menguji kelayakan teknologi konsumen di lingkungan ekstrem luar angkasa.
Menurut Isaacman, langkah ini merupakan bagian dari upaya mempercepat penelitian dan eksperimen dengan memanfaatkan teknologi yang sudah umum digunakan masyarakat.
Ini bukan kali pertama perangkat Apple digunakan dalam misi luar angkasa. Sebelumnya, Isaacman juga membawa iPhone 12 dalam misi Inspiration4 untuk mengambil gambar. Bahkan, kru saat itu turut menggunakan Apple Watch guna mengumpulkan data biometrik selama penerbangan.
Dalam misi Artemis II, iPhone tidak menjadi satu-satunya perangkat dokumentasi. Para astronot juga memanfaatkan kamera aksi seperti GoPro serta kamera profesional Nikon untuk menghasilkan dokumentasi yang lebih lengkap.
Langkah ini menunjukkan bagaimana teknologi sehari-hari kini mulai berperan dalam eksplorasi luar angkasa, tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai bagian dari eksperimen dan cara baru dalam membagikan pengalaman luar angkasa kepada dunia.