Tak Sekadar Menahan Lapar, Ini Amalan Sunah yang Dianjurkan Selama Ramadan

Genvoice.id | 09 Feb 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai kewajiban menunaikan puasa, tetapi juga menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah secara menyeluruh. Selain puasa wajib, terdapat berbagai amalan sunah yang dianjurkan karena memiliki keutamaan dan pahala yang besar, sekaligus menjadi sarana memperbaiki hubungan dengan Allah dan sesama manusia.

Mengacu pada panduan keagamaan, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah dan amal kebaikan selama Ramadan sebagai bentuk penyempurnaan puasa. Ibadah tersebut antara lain memperbanyak doa, zikir, serta melakukan kebaikan secara konsisten dan ikhlas. Ramadan menjadi waktu untuk melatih ketakwaan, tidak hanya dengan menahan lapar dan haus, tetapi juga dengan menjaga sikap dan perilaku sehari-hari.

Salah satu amalan sunah yang sangat dianjurkan adalah membaca Al-Qur'an. Ramadan dikenal sebagai bulan diturunkannya kitab suci Al-Qur'an, sehingga memperbanyak tilawah sekaligus memahami maknanya menjadi bagian penting dari ibadah. Selain itu, pelaksanaan salat tarawih dan witir juga menjadi ciri khas ibadah malam selama bulan puasa.

Di samping memperbanyak ibadah ritual, menjaga akhlak menjadi hal yang tidak kalah penting. Umat Islam diimbau untuk menahan lisan dari perkataan dusta, ghibah, dan cacian, serta menjauhi perbuatan yang dapat merugikan orang lain. Pengendalian diri ini diharapkan mampu membentuk pribadi yang lebih sabar, jujur, dan memiliki empati sosial. Tanpa menjaga akhlak, puasa dikhawatirkan hanya akan menghasilkan rasa lapar dan haus tanpa nilai pahala yang optimal.

Amalan sunah lainnya yang sangat dianjurkan adalah memperbanyak sedekah. Ramadan sering disebut sebagai waktu terbaik untuk berbagi, terutama kepada fakir miskin dan mereka yang membutuhkan. Selain bernilai pahala yang dilipatgandakan, sedekah juga memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Selain sedekah, zakat fitrah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan oleh setiap Muslim. Penyaluran zakat fitrah dianjurkan dilakukan satu atau dua hari sebelum Hari Raya Idulfitri agar dapat dirasakan manfaatnya oleh para penerima. Waktu penyaluran ini dinilai paling utama karena membantu mereka mempersiapkan diri menyambut hari raya.

Amalan lain yang dianjurkan selama Ramadan antara lain memberi makan orang yang berbuka puasa, menyegerakan berbuka, menunda sahur, serta melaksanakan iktikaf di masjid. Iktikaf, khususnya pada sepuluh malam terakhir Ramadan, dilakukan untuk mencari malam penuh keberkahan, Lailatul Qadar.

Dengan menjalankan berbagai amalan sunah tersebut, Ramadan diharapkan tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi benar-benar menjadi sarana meningkatkan kualitas iman, akhlak, dan kepedulian sosial umat Islam.