AFC Denda PSSI Rp235 Juta Imbas Dua Pelanggaran di Piala Asia Futsal 2026

Genvoice.id | 09 Feb 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menjatuhkan sanksi denda kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sebesar 14.000 dolar AS atau sekitar Rp235 juta. Denda tersebut diberikan akibat dua pelanggaran yang terjadi selama gelaran Piala Asia Futsal 2026 yang berlangsung di Indonesia.

Putusan ini diumumkan melalui sidang Komite Disiplin dan Etika AFC. PSSI sebagai tuan rumah diwajibkan melunasi denda tersebut dalam waktu maksimal 30 hari sejak keputusan resmi diterbitkan.

Dua pelanggaran yang menjadi dasar sanksi berkaitan dengan lemahnya pengawasan area pertandingan. AFC mencatat adanya individu tanpa akreditasi serta penonton yang memasuki area lapangan pada dua laga berbeda sepanjang turnamen.

Pelanggaran pertama terjadi pada pertandingan Grup A antara Timnas Futsal Indonesia melawan Korea Selatan pada 27 Januari 2026. Dalam laga tersebut, AFC menemukan seorang individu yang berafiliasi dengan PSSI memasuki area lapangan tanpa akreditasi resmi. Selain itu, setelah pertandingan berakhir, seorang penonton juga dilaporkan masuk ke area lapangan.

Atas insiden tersebut, PSSI dinilai melanggar sejumlah ketentuan, antara lain Pasal 65 Kode Disiplin dan Etika AFC terkait tanggung jawab terhadap perilaku penonton, Pasal 64 mengenai kewajiban penyelenggara pertandingan, serta Pasal 21 Regulasi Kompetisi Piala Asia Futsal 2026. Untuk pelanggaran pertama ini, PSSI dikenai denda sebesar 11.000 dolar AS atau sekitar Rp185 juta.

Pelanggaran kedua terjadi pada laga terakhir Grup D antara Timnas Futsal Iran dan Afghanistan yang digelar pada 1 Februari 2026. Dalam pertandingan tersebut, lima orang penonton dilaporkan masuk ke dalam lapangan saat laga masih berlangsung. Insiden ini kembali menyoroti pengamanan stadion yang dinilai tidak berjalan optimal.

Meski menjatuhkan sanksi, AFC tetap memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia secara keseluruhan. Atmosfer pertandingan dan antusiasme penonton dinilai positif, namun AFC menegaskan bahwa aspek keamanan dan kepatuhan terhadap regulasi harus menjadi perhatian utama pada ajang internasional.

Denda ini menjadi catatan penting bagi PSSI agar evaluasi menyeluruh dapat dilakukan, khususnya terkait sistem akreditasi dan pengawasan penonton, demi mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.