Meta Tunda Perilisan Kacamata Mixed Reality "Phoenix" Hingga 2027, Mark Zuckerberg Minta Produk Matang Karena Ancaman Pemangkasan Anggaran Metaverse 30%!

Genvoice.id | 08 Dec 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, ada kabar mengejutkan dari raksasa teknologi, Meta! Perusahaan yang dipimpin oleh Mark Zuckerberg ini dilaporkan telah menunda peluncuran perangkat keras terbarunya, yaitu kacamata mixed reality (MR) yang memiliki nama sandi "Phoenix". Perangkat canggih yang awalnya dijadwalkan rilis pada paruh kedua tahun 2026, kini diundur hingga paruh pertama tahun 2027.

Kabar penundaan ini pertama kali diungkapkan oleh Business Insider, berdasarkan informasi yang didapatkan dari sumber internal perusahaan, seperti dikutip oleh TechCrunch pada Minggu (7/12).

Saat ini, Meta memang sudah memiliki lini perangkat imersif melalui headset VR Meta Quest dan kacamata pintar hasil kolaborasi dengan Ray-Ban. Namun, "Phoenix" disebut membawa konsep yang sangat berbeda dan lebih futuristis. Desainnya digadang-gadang akan mirip dengan headset kompetitor, Apple Vision Pro, lengkap dengan sumber daya eksternal berbentuk puck. Ciri khas ini membuatnya terasa lebih premium.

Zuckerberg Minta Produk Matang di Tengah Krisis

Keputusan penundaan yang cukup signifikan ini kabarnya diambil setelah beberapa pertemuan internal di Meta. CEO Meta, Mark Zuckerberg, secara khusus meminta timnya untuk mengambil waktu yang lebih panjang. Tujuannya adalah untuk memastikan produk ini benar-benar matang dan memiliki prospek bisnis yang sangat solid sebelum dilepas ke pasar global.

Pemimpin divisi metaverse Meta, Gabriel Aul dan Ryan Cairns, juga menegaskan bahwa penundaan ini membuka ruang yang lebih luas bagi tim pengembang untuk menyempurnakan berbagai detail teknis perangkat tersebut, memastikan Phoenix siap bersaing.

Di sisi lain, penundaan Phoenix ini terjadi di tengah kabar internal yang menyebutkan Meta sedang mempertimbangkan pemangkasan anggaran besar-besaran di divisi metaverse mereka. TechCrunch pada Jumat (5/12) melaporkan bahwa pemotongan dana untuk platform realitas virtual perusahaan itu bisa mencapai 30 persen, menurut sumber anonim yang mengetahui rencana internal.

Pengurangan anggaran yang masif ini bahkan disebut berpotensi disertai dengan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sejumlah karyawan di divisi tersebut. Hingga kini, Meta sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi soal kabar pemotongan anggaran dan PHK.

Jika kabar pemangkasan dana ini benar-benar direalisasikan, langkah tersebut dinilai sebagai sinyal jelas menurunnya minat industri maupun konsumen terhadap proyek-proyek metaverse yang ambisius, termasuk platform andalan Meta, Horizon Worlds, dan perangkat VR besutan Meta lainnya. Penundaan Phoenix bisa jadi adalah langkah penyelamatan strategis sebelum metaverse mengalami shutdown total.

Gen, menurut kalian, apakah penundaan Phoenix hingga 2027 ini adalah langkah bijak dari Meta, atau justru sinyal bahwa masa depan metaverse mereka sedang terancam?