Ana de Armas Bongkar Hubungan Persahabatan Rahasia dengan Keanu Reeves, Ungkap Sang Aktor Adalah Orang Baik yang Membuatnya Merasa Diterima di Hollywood!

Genvoice.id | 08 Dec 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, siapa yang tidak kenal dengan aktor superstar Keanu Reeves? Selain dikenal karena perannya di The Matrix dan John Wick, Keanu juga terkenal karena reputasinya sebagai salah satu orang paling baik hati di Hollywood. Hal ini kembali dikonfirmasi oleh aktris cantik Ana de Armas, yang baru-baru ini menceritakan persahabatan akrabnya dengan sang aktor.

De Armas mengatakan, hubungan baiknya dengan Reeves terjalin sejak ia pertama kali menginjakkan kaki di Los Angeles lebih dari satu dekade lalu dan mendapatkan peran pertamanya di Amerika Serikat dalam film Knock Knock yang disutradarai oleh Eli Roth.

"Ketika saya pertama kali pindah ke LA, kami bermain Knock Knock bersama, dan saat itu saya hampir tidak bisa berbahasa Inggris," kenangnya, seperti dikutip dari The Hollywood Reporter.

Perjalanan awal karier De Armas penuh tantangan karena kendala bahasa, namun Reeves menjadi salah satu support system terbesarnya.

"Perjalanannya cukup membuat frustrasi karena tidak bisa berkomunikasi sepenuhnya, tetapi kami tetap bersenang-senang. Kami menjalin ikatan yang sangat baik, dan kami memiliki persahabatan yang indah," tambahnya.

De Armas secara tidak langsung menyiratkan bahwa Reeves adalah sosok yang sangat baik dan murah hati, bahkan menyebutnya sebagai salah satu orang pertama yang membuatnya merasa benar-benar diterima di Hollywood.

Reuni Berarti di Dunia John Wick

Persahabatan baik ini menjadi semakin berarti ketika De Armas kembali bertemu dengan Reeves untuk film Ballerina. Ballerina sendiri merupakan film spin-off dari franchise John Wick yang baru dirilis.

Reuni di lokasi syuting setelah sepuluh tahun berlalu ini terasa sangat emosional bagi De Armas. Ia merasa seperti kembali ke awal kariernya, dan mendapat dukungan dari Reeves serta sutradara Chad Stahelski.

"Rasanya seperti kembali ke awal. Keanu dan Chad (Stahelski) telah membangun dunia yang begitu indah dengan film-film tersebut, dan kehadirannya di sana, yang mendukung saya sepuluh tahun kemudian, sangat berarti," jelasnya.

Evolusi Tak Terduga Menjadi Bintang Laga

Saat membahas perannya yang menuntut fisik dalam Ballerina, De Armas mengakui bahwa evolusinya menjadi bintang laga sama sekali tidak pernah direncanakan. Ia tidak pernah membayangkan dirinya akan mengambil peran-peran yang membutuhkan kemampuan atletik tinggi.

"Saya tidak pernah membayangkan diri saya atletik atau membayangkan akan bermain film laga," ujarnya.

Namun, kariernya di dunia action mulai berkembang cepat. Dimulai dari perannya di film James Bond No Time to Die, dilanjutkan dengan The Gray Man dan Ghosted, kini ia mencapai level baru di Ballerina.

"Dimulai dengan No Time to Die, lalu The Gray Man dan Ghosted, dan Ballerina berada di level yang berbeda, sangat menantang, sangat menuntut. Tapi perannya juga sangat menarik, dan saya sangat senang mengembangkan dunia itu," katanya.

Untuk peran terbarunya ini, aktris tersebut menggambarkan betapa intensnya persiapan fisik yang dibutuhkan. Ia mengaku latihan berlangsung berbulan-bulan, tetapi ia sangat menikmati seluruh prosesnya. Dedikasi ini membuktikan keseriusan De Armas dalam mengembangkan kariernya, didukung penuh oleh sahabat sejatinya, Keanu Reeves.

Gen, dari semua film action yang dibintangi Ana de Armas, peran mana yang menurut kalian paling keren?