Alasan Kim Kardashian Mengubah Nama Panggilan Jadi ‘Kim’, Bintang Reality Show Ini Ungkap Kimberly Terlalu Panjang Untuk Disiarkan di TV dan Media!

Genvoice.id | 08 Dec 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, kalian pasti kenal betul dengan nama Kim Kardashian. Superstar global ini, yang namanya selalu ada di mana-mana, dikenal secara luas hanya dengan nama pendek itu. Tapi, tahukah kalian kalau Kim sebenarnya punya pemikiran berbeda tentang nama panggilannya tepat sebelum acara televisi keluarganya, Keeping Up With the Kardashians, tayang perdana pada Oktober 2007?

Ternyata, keputusan untuk mengubah nama panggilannya menjadi Kim itu bukan tanpa alasan. Ada satu alasan utama yang mendasari perubahan nama yang dilakukan oleh bintang berusia 45 tahun tersebut.

"Aku dulu selalu menggunakan nama Kimberly, sampai kami menandatangani kontrak untuk membuat reality show," kata Kim, dilansir laman Enews.

Saat ia melihat chyron (teks di layar TV) pertamanya, Kim langsung mengambil keputusan cepat. Ia merasa nama panjangnya terlalu rumit untuk branding televisi.

"Dan ketika aku melihat chyron-ku, Kimberly Kardashian, aku berkata, 'menurutku itu terlalu panjang untuk diucapkan orang.' Dan seperti, 'kita singkat saja menjadi Kim,'" tambahnya.

Meskipun saat ini ia dikenal secara internasional dengan nama Kim, ia mengaku masih merasa sedikit aneh. Sebab, semua orang terdekatnya di masa lalu masih memanggilnya dengan nama aslinya.

"Itu sangat aneh, karena semua teman-temanku dari sekolah menengah dan masa tumbuh besar, dan ayahku, semua memanggilku Kimberly," kata ibu dari empat anak ini (North West, Saint West, Chicago West, dan Psalm West).

Nama Pendek Jadi Merek Miliaran Dolar

Meski terasa aneh, Kim tidak pernah menyia-nyiakan nama pendek yang dipilihnya. Faktanya, nama panggilan singkat itu kini menjadi bagian dari kerajaan bisnisnya. Ia merayakan musim liburan bersama merek shapewear miliknya, SKIMS, yang namanya jelas merujuk pada julukannya sendiri.

Namun, merek shapewear senilai 5 miliar dolar AS (sekitar Rp83,4 triliun) ini sempat mengalami kontroversi terkait penamaan. Sebelum dinamai SKIMS, Kim awalnya menggunakan nama pelesetan lain, yaitu Kimono.

Setelah pemerintah Jepang dan banyak kritikus lainnya melayangkan kritik pedas atas penggunaan nama tersebut, Kim beralih dan mengganti nama perusahaannya-sebuah perubahan nama lain yang ia anggap sebagai hal positif dan penting.

"Untuk Kimono, aku pikir, aku sangat menghormati budaya itu, dan aku tidak ingin seseorang mengira aku menyalahgunakan atau mengapropriasi budaya tersebut, jadi mari kita ganti," imbuhnya, menunjukkan kesadaran akan isu sensitivitas budaya.

Tentu saja, Kim bukan satu-satunya bintang di Hollywood yang dikenal publik dengan nama berbeda. Ibunya sendiri, Kris Jenner, lahir dengan nama Kristen Houghton, membuktikan bahwa perubahan nama adalah hal biasa dalam dunia entertainment untuk menciptakan identitas yang kuat dan mudah diingat.

Gen, menurut kalian, apakah nama Kim atau Kimberly yang terdengar lebih catchy untuk seorang superstar?