Sashfir Buka Suara soal Dugaan Pelecehan Seksual, Kenali Sosok dan Kiprahnya di Dunia Fashion
JAKARTA, GENVOICE.ID- Nama Sashfir tengah menjadi perhatian publik setelah selebgram sekaligus influencer tersebut mengungkap pengalaman traumatis yang dialaminya. Sashfir mengaku menjadi korban dugaan pelecehan seksual berupa perekaman diam-diam atau voyeurism di toilet perempuan sebuah restoran di kawasan Senopati, Jakarta.
Sebelum kisah tersebut menjadi sorotan, Sashfir telah dikenal melalui aktivitasnya di media sosial, terutama lewat konten seputar fashion, kecantikan, gaya hidup, dan kesehariannya. Ia juga memiliki kiprah di dunia fashion melalui brand Lafiye.
Profil Sashfir
Sashfir dikenal sebagai influencer yang aktif membagikan berbagai konten melalui media sosial. Gaya berpakaian dan konten fashion menjadi salah satu ciri yang membuatnya dikenal oleh para pengikutnya.
Selain menjadi kreator konten, Sashfir juga memiliki latar belakang sebagai fotografer dan terlibat dalam industri fashion. Ia disebut sebagai sosok di balik brand Lafiye yang menjadi bagian dari perjalanan profesionalnya di dunia kreatif.
Aktivitasnya sebagai influencer sekaligus pelaku bisnis membuat Sashfir memiliki pengikut yang cukup besar di media sosial.
Namun, perhatian publik terhadap dirinya pada Oktober 2026 muncul karena pengalaman pribadi yang kemudian ia pilih untuk dibagikan kepada publik.
Sashfir Ungkap Jadi Korban Dugaan Pelecehan Seksual
Sashfir akhirnya memutuskan untuk berbicara mengenai peristiwa yang disebut terjadi pada April 2026.
Ia mengaku menjadi korban dugaan pelecehan seksual berupa perekaman diam-diam (voyeurism) di area toilet perempuan sebuah restoran di kawasan Senopati.
Sashfir mengatakan dirinya membutuhkan waktu selama beberapa bulan untuk memproses pengalaman tersebut sebelum akhirnya merasa siap untuk bersuara.
Ia mengungkapkan bahwa kejadian tersebut meninggalkan trauma yang cukup dalam dan mengubah kehidupannya.
Terduga Pelaku Disebut Seorang Suami Sekaligus Ayah
Dalam pengakuannya, Sashfir juga menyebut adanya fakta yang membuatnya semakin miris. Ia mengatakan terduga pelaku merupakan seorang suami sekaligus ayah dari seorang anak perempuan.
Meski demikian, Sashfir tidak mengungkap identitas pria tersebut dalam pernyataan yang disampaikannya kepada publik.
Kasus tersebut, menurut Sashfir, kini telah diserahkan kepada pihak berwajib. Ia berharap proses hukum dapat berjalan dan pihak yang bertanggung jawab mendapatkan tindakan tegas.
Sashfir Pilih Bersuara Setelah Berbulan-bulan
Keputusan Sashfir untuk membuka pengalaman tersebut kepada publik bukan hanya untuk menceritakan apa yang dialaminya. Ia juga berharap kisahnya dapat menjadi pengingat bagi perempuan lain mengenai pentingnya rasa aman.
Sashfir mengajak siapa pun yang mengalami kejadian serupa untuk mencari dukungan dari orang yang dipercaya dan meminta bantuan ketika sudah merasa siap.
Ia juga menyampaikan pesan bahwa proses pemulihan membutuhkan waktu dan setiap korban berhak mendapatkan dukungan.
Bagi Sashfir, berbicara mengenai pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian dari proses untuk bangkit dan memulihkan diri setelah mengalami peristiwa yang meninggalkan trauma.
Hingga kini, dugaan pelecehan seksual yang diungkap Sashfir masih menjadi perhatian. Proses penanganannya pun disebut telah diserahkan kepada pihak berwajib.