Mbappe Diklaim Ingin Tinggalkan Real Madrid, Liverpool Jadi Tujuan Utama

Genvoice.id | 08 Oct 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kylian Mbappe dikabarkan mulai mempertimbangkan masa depannya bersama Real Madrid. Penyerang asal Prancis itu disebut membuka peluang meninggalkan Santiago Bernabeu pada musim panas 2027, dengan Liverpool menjadi salah satu tujuan yang paling diinginkannya.

Mbappe sebenarnya masih terikat kontrak dengan Real Madrid hingga 2029. Namun, sejumlah laporan dari Spanyol menyebut situasi di internal klub membuat sang pemain mulai mempertimbangkan opsi untuk hengkang lebih cepat.

Jurnalis Spanyol Francois Gallardo mengklaim Liverpool menjadi prioritas Mbappe jika ia benar-benar meninggalkan Real Madrid. Menurutnya, beberapa klub Premier League memang tertarik kepada pemain berusia 27 tahun tersebut, tetapi Liverpool berada di urutan teratas dalam pilihan sang pemain.

"Beberapa klub Premier League tertarik kepada Kylian Mbappe, tetapi prioritas pemain adalah Liverpool," ujar Gallardo.

Ia juga menyebut Liverpool telah melakukan komunikasi dengan Fayza Lamari, ibu sekaligus agen Mbappe, dalam beberapa pekan terakhir. Gallardo menyampaikan informasi tersebut kepada Defensa Central.

"Mereka sudah menghubungi Fayza Lamari dalam beberapa pekan terakhir," tambahnya.

Mbappe Disebut Kecewa di Real Madrid

Gallardo juga mengungkap alasan yang disebut membuat Mbappe mulai mempertimbangkan kepergian dari Real Madrid. Menurutnya, sang pemain merasa kurang mendapatkan dukungan dan perhatian di ruang ganti.

Kondisi tersebut diklaim membuat Mbappe merasa tidak nyaman meski sejauh ini masih menjadi bagian penting dalam proyek Real Madrid.

Gallardo kemudian kembali menegaskan klaimnya melalui akun X pada 6 Oktober 2026. Ia menyebut Mbappe telah mengambil keputusan untuk meninggalkan Real Madrid pada musim panas 2027.

"Tujuan berikutnya adalah Premier League," tulis Gallardo.

Ia juga memperkirakan nilai transfer Mbappe jika Real Madrid benar-benar melepasnya berada di kisaran 200 hingga 250 juta euro.

Real Madrid disebut tidak akan menghalangi kepergian Mbappe apabila sang pemain sudah memutuskan untuk meninggalkan klub. Los Blancos justru dinilai siap menjualnya demi mendapatkan keuntungan finansial sebelum kontraknya memasuki tahun-tahun terakhir.

Real Madrid Beri Ultimatum

Kabar mengenai masa depan Mbappe juga datang dari jurnalis Spanyol Juan Jesus. Ia mengklaim Real Madrid telah memberikan ultimatum kepada mantan pemain Paris Saint-Germain tersebut.

Menurut Juan Jesus, Presiden Real Madrid Florentino Perez akan memasukkan Mbappe ke daftar jual apabila sang pemain tidak bersedia menandatangani kontrak baru pada musim panas mendatang.

Pihak Mbappe sebelumnya disebut menunda pertemuan dengan manajemen Real Madrid yang sedianya digelar sebelum musim 2026/2027 dimulai. Pertemuan tersebut rencananya membahas kemungkinan pembaruan kontrak sang penyerang.

Penundaan itu kemudian dinilai sebagai sinyal yang mengkhawatirkan bagi Real Madrid. Klub disebut tidak ingin memasuki 2028 ketika kontrak Mbappe hanya menyisakan satu tahun.

Bagi Real Madrid, situasi tersebut menjadi perhatian serius karena Mbappe merupakan salah satu pemain utama dalam proyek klub. Kepergiannya tidak termasuk dalam rencana awal Los Blancos, tetapi klub disebut siap mengambil langkah jika tidak ada kesepakatan kontrak baru.

Jika kabar tersebut benar, musim panas 2027 berpotensi menjadi momen penting dalam menentukan masa depan Mbappe, dengan Liverpool disebut sebagai salah satu klub yang paling serius mengincarnya.