Semakin Meroket! Harga Bitcoin Tembus Rp2 Miliar
JAKARTA, Genvoice.id - Harga Bitcoin kembali mencetak rekor gemilang. Angkanya menembus level Rp2 miliar per koin. Lonjakan ini menarik perhatian pasar kripto global dan domestik, sekaligus memicu spekulasi lebih jauh tentang masa depan aset digital sebagai investasi alternatif.
Berdasarkan data pasar kripto internasional, harga Bitcoin sempat mencapai USD 125.700, atau setara sekitar Rp2,08 miliar per koin jika dikonversi dengan kurs rupiah saat ini. Angka tersebut merupakan rekor tertinggi sepanjang tahun 2025 dan memperlihatkan tren bullish yang masih kuat dalam beberapa pekan terakhir.
Lonjakan harga ini tidak terjadi tanpa sebab. Sejumlah faktor ekonomi dan teknis menjadi pendorong utama, mulai dari derasnya aliran dana institusional ke ETF Bitcoin spot, hingga sentimen positif dari kebijakan moneter global yang lebih longgar. Banyak investor besar di Amerika Serikat dan Eropa memilih memindahkan sebagian portofolionya ke aset kripto sebagai bentuk lindung nilai dari ketidakpastian pasar saham.
Selain itu, jumlah pasokan Bitcoin yang beredar di bursa juga semakin menipis. Banyak pemilik aset digital memilih menyimpan Bitcoin mereka di dompet pribadi, sehingga mengurangi jumlah Bitcoin yang dapat diperdagangkan. Kondisi ini membuat tekanan permintaan meningkat, dan secara alami mendorong harga naik.
Kenaikan Bitcoin ini juga memberi efek domino di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Keuangan, penerimaan pajak dari perdagangan aset kripto mencapai Rp1,61 triliun hingga Agustus 2025. Penerimaan tersebut berasal dari PPh Pasal 22 atas transaksi kripto, serta PPN dalam negeri yang dikenakan pada aktivitas jual beli di platform resmi.
Dengan tren harga yang terus naik, pemerintah memperkirakan pendapatan pajak dari sektor ini bisa meningkat tajam pada akhir tahun. Selain itu, investor ritel di tanah air juga menunjukkan minat tinggi. Sejumlah aplikasi perdagangan kripto mencatat peningkatan volume transaksi hingga 30 persen dalam dua minggu terakhir.
Meski kenaikan harga Bitcoin tampak menggiurkan, para analis tetap mengingatkan agar investor berhati-hati. Volatilitas tinggi masih menjadi ciri khas pasar kripto. Dalam waktu singkat, harga bisa terkoreksi tajam jika terjadi aksi ambil untung besar-besaran atau perubahan kebijakan moneter di negara-negara besar.