Porsche Mundur dari WEC, Fokus ke IMSA dan Formula E
JAKARTA, Genvoice.id - Porsche resmi mengumumkan bahwa mereka akan mengundurkan diri dari kelas Hypercar di FIA World Endurance Championship (WEC) mulai akhir musim 2025. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari restrukturisasi besar dalam strategi balap mereka, dengan fokus kini bergeser ke kejuaraan IMSA WeatherTech SportsCar Championship di Amerika Utara dan seri Formula E.
Dalam pernyataannya, anggota dewan pengembangan Porsche AG, Dr. Michael Steiner mengatakan bahwa kondisi keuangan dan penjualan mobil jalan raya yang menurun menjadi faktor utama di balik keputusan ini. Mereka juga menyebut kebijakan tarif impor di AS dan permintaan yang melemah terutama di pasar China sebagai bagian dari "circumstances saat ini" yang memaksa Porsche mengevaluasi kembali seluruh program motorsport-nya.
Salah satu isu teknis yang disorot adalah ketidakpuasan Porsche terhadap aturan Balance of Performance (BoP) di WEC, yang dirasa tidak memberikan keseimbangan antara mobil LMDh (seperti Porsche 963) dan LMh, terutama ketika Ferrari 499P mendominasi balapan di Le Mans dan seri-seri lainnya.
Mulai akhir musim 2025, Porsche Penske Motorsport tidak akan lagi menampilkan mobil pabrik (factory team) di kelas Hypercar WEC. Namun, Porsche tidak sepenuhnya menarik diri dari balapan ketahanan. Mereka akan tetap menampilkan Porsche 963 di kejuaraan IMSA GTP di AS. Ini berarti mobil 963 masih akan tampil di balapan-balapan besar seperti 24 Hours of Daytona dan rangkaian seri IMSA lainnya dengan dukungan pabrik.
Selain itu, Porsche akan memperkuat keterlibatannya di Formula E dengan mobil 99X Electric dalam kampanye elektrik mereka. Generasi baru mobil Formula E (Gen4) dijadwalkan akan diluncurkan pada musim 2026/27 yang menjadi salah satu platform penting bagi Porsche untuk mengembangkan teknologi masa depan, terutama terkait mobil listrik dan efisiensi.
Thomas Laudenbach selaku Vice President Porsche Motorsport, menyebut bahwa meski mereka mundur dari Hypercar WEC, hal itu bukanlah ucapan selamat tinggal selamanya. Ia menyatakan bahwa Porsche tidak menutup kemungkinan untuk kembali ke WEC suatu saat jika kondisi mendukung dan regulasi lebih stabil serta adil.