Modus Penipuan Segitiga Mobil Bekas Bikin Banyak Korban, Ini Cara Kerjanya Biar Kamu Nggak Ketipu!

Genvoice.id | 08 Oct 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Lagi cari mobil bekas dengan harga miring, Gen? Hati-hati, karena sekarang banyak penipuan berkedok jual-beli mobil yang makin canggih. Salah satu modus yang lagi sering banget terjadi adalah penipuan segitiga mobil bekas. Modus ini bisa bikin dua pihak sekaligus rugi besar-pembeli dan pemilik mobil asli. Ngeri banget, kan?

Ceritanya begini, pelaku biasanya berperan sebagai perantara palsu yang seolah-olah menghubungkan pemilik mobil dengan calon pembeli. Padahal, dia sama sekali nggak ada hubungan dengan pemilik mobil. Karena terlihat meyakinkan dan sering pakai alasan logis, banyak orang akhirnya percaya.

Biasanya, pelaku mengambil foto dan data mobil dari iklan jual yang sudah ada, lalu mengunggahnya ulang di platform jual-beli dengan harga yang jauh di bawah pasaran. Nah, di sinilah korban mulai terjebak. Melihat harga murah, calon pembeli langsung tertarik dan buru-buru menghubungi pelaku. Penipu lalu mengaku bahwa dirinya saudara atau rekan kerja pemilik mobil, tapi sedang di luar kota. Dengan alasan itu, dia minta pembeli datang langsung ke lokasi untuk lihat mobil, tanpa sadar kalau orang di sana adalah pemilik asli yang nggak tahu apa-apa soal penjualan ini.

Begitu pembeli merasa cocok, pelaku mulai minta uang tanda jadi atau pelunasan lewat transfer. Biasanya, dia ngasih tekanan waktu kayak, "Cepat ya, nanti keburu diambil orang lain!" Karena panik takut kehilangan mobil murah, korban langsung kirim uang. Setelah itu? Penipu langsung lenyap tanpa jejak, dan pemilik asli pun kaget karena mobilnya ternyata "dijual" tanpa sepengetahuannya.

Yang bikin makin miris, uang yang udah ditransfer biasanya nggak bisa balik karena pelaku pakai identitas palsu. Banyak korban juga bingung mau lapor gimana, karena secara hukum mereka nggak beli dari pemilik sah mobil tersebut.

Supaya kamu nggak ketipu, selalu curiga kalau harga mobil terlalu murah dan penjualnya nggak bisa ketemu langsung. Lakukan video call buat verifikasi, dan kalau bisa ajak pihak ketiga kayak jasa inspeksi kendaraan atau notaris biar transaksi aman. Jangan pernah transfer uang sebelum benar-benar yakin kalau penjualnya beneran pemilik sah mobil itu.

Modus kayak gini masih banyak banget beredar, Gen. Jadi jangan sampai tergiur harga murah tanpa cek dulu keasliannya. Ingat, mobil bekas murah belum tentu beruntung-bisa jadi malah buntung!