Pertahankan Gelar Back-to-Back, Aryna Sabalenka Juara US Open 2025

Genvoice.id | 08 Sep 2025

JAKARTA, Genvoice.id - Aryna Sabalenka menegaskan dominasinya dengan mempertahankan gelar US Open 2025 setelah mengalahkan Amanda Anisimova di final dengan skor 6-3, 7-6 (7-3). Ini menjadi penegasan bahwa Sabalenka bukan hanya sang juara bertahan, tapi juga pemain paling sulit dikalahkan di hard court.

Dalam pertandingan final, Sabalenka tampil tenang dan lebih terkendali dibanding musim sebelumnya. Sabalenka memimpin di set pertama 6-3 dengan permainan agresif dan memaksa Anisimova menyerah dalam tekanannya. Set kedua semakin seru, pertukaran poin sengit membawa keduanya ke tiebreak. Sabalenka gagal menutup lebih cepat, sempat kehilangan momentum, tapi akhirnya menang dengan composure di saat krusial.

Usai pertandingan, Sabalenka tak bisa menyembunyikan rasa harunya. Ia mengungkapkan dengan bangga bisa kembali menjadi juara dalam Grand Slam ini.

"Saya sangat bangga bisa kembali berdiri di sini sebagai juara. Tahun ini tidak mudah, tapi saya belajar untuk tidak menyerah bahkan ketika keadaan terasa sulit. Menang di New York lagi adalah mimpi yang menjadi nyata," ucap Sabalenka saat wawancara di lapangan setelah pertandingan.

Ini bukan gelar pertamanya di kejuaraan US Open. Tahun lalu, Sabalenka mempersembahkan US Open pertamanya, mengalahkan Jessica Pegula dua set langsung 7-5, 7-5. Saat itu, ia juga menorehkan trofi Grand Slam ketiga dalam kariernya.

Penampilannya sepanjang US Open tahun ini bukan hanya soal trofi. Sabalenka menunjukkan konsistensi yang luar biasa. Ia mencapai semifinal atau lebih di 11 dari 12 Grand Slam terakhirnya.

Hal menarik lainnya, selain gelar juara, ia juga meraih hadiah 5 juta dollar atau setara dengan 82 miliar rupiah. Hadiah ini mendapat kenaikan signifikan dari tahun lalu. Sekedar informasi tambahan, gelaran US Open 2025 ini menyediakan hadiah sampai 90 juta dollar atau sekitar 1,47 triliun rupiah.

Sabalenka mengakhiri musim Grand Slam dengan kemenangan penuh arti. Mental yang lebih kuat, performa konsisten, dan gelar yang menempatkannya sejajar dengan legenda. Tahun 2025 mungkin bukanlah musim tanpa hambatan baginya, tapi Sabalenka berhasil membuktikan bahwa ia adalah petarung wanita sejati.

Yang jadi pertanyaan selanjutnya, bisakah dia memperluas dominasinya ke Roland Garros atau Wimbledon di musim mendatang?