Dito Ariotedjo Akhirnya Lengser dari Menpora, Ucapkan Salam Perpisahan Penuh Haru
JAKARTA, GENVOICE.ID - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo resmi akan diberhentikan dari jabatannya dalam reshuffle Kabinet Merah Putih yang diumumkan Presiden Prabowo Subianto pada Senin (8/9/2025). Menjelang kepergiannya dari kursi menteri, Dito menyampaikan ucapan terima kasih dan salam perpisahan melalui akun media sosial pribadinya.
"Terima kasih untuk semua yang sudah jalan bersama, berusaha membuat perubahan di (bidang) pemuda dan olahraga. Semoga dilanjutkan penerus selanjutnya," tulis Dito, Senin siang.
Ucapan itu disampaikan setelah Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengumumkan secara resmi adanya perombakan lima kementerian, termasuk Kementerian Pemuda dan Olahraga yang saat ini masih dipimpin oleh Dito.
Dalam konferensi pers di Istana Negara, Prasetyo menyatakan bahwa perubahan ini dilakukan atas dasar evaluasi menyeluruh yang dilakukan oleh Presiden Prabowo.
"Atas berbagai pertimbangan, masukan, dan evaluasi yang dilakukan terus menerus oleh Presiden, maka pada sore ini Presiden memutuskan untuk melakukan perubahan susunan Kabinet Merah Putih pada beberapa jabatan kementerian," ujar Prasetyo.
Selain Kementerian Pemuda dan Olahraga, kementerian lain yang ikut dirombak adalah:
-
Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan
-
Kementerian Keuangan
-
Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia
-
Kementerian Koperasi dan UKM
Dito Ariotedjo dikenal sebagai menpora termuda di era Kabinet Merah Putih, dilantik saat usianya baru menginjak 33 tahun. Selama menjabat, ia aktif mendorong program-program peningkatan partisipasi pemuda dan penguatan prestasi olahraga nasional. Namun, masa jabatannya juga diwarnai kritik dan tantangan, mulai dari polemik anggaran hingga kinerja timnas di berbagai event internasional.
Hingga berita ini diturunkan, Istana belum mengumumkan sosok pengganti Dito Ariotedjo sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga. Publik kini menanti siapa yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di Kemenpora dalam sisa masa pemerintahan Prabowo-Gibran.