5 Fakta Menarik GP Italia 2025: Verstappen Akhiri Paceklik, Ketegangan Duo McLaren, dan Kejutan Hadjar
JAKARTA, GENVOICE.ID - Balapan ke-16 Formula 1 musim 2025 yang digelar di Sirkuit Monza, Minggu (7/9/2025) malam WIB, menghadirkan aksi-aksi dramatis, manuver berani, dan sejumlah kejutan. Kemenangan Max Verstappen menjadi salah satu sorotan utama setelah ia mengakhiri rentetan delapan balapan tanpa kemenangan.
Berikut lima fakta menarik dari Formula 1 GP Italia 2025:
1. Verstappen Akhiri Paceklik Kemenangan
Max Verstappen kembali ke podium tertinggi setelah delapan balapan berturut-turut tanpa kemenangan. Pembalap Red Bull ini tampil solid sejak awal, meski sempat kehilangan posisi karena penalti di lap awal.
Start dari pole position, Verstappen harus menyerahkan posisi pertama kepada Lando Norris setelah diminta oleh race control akibat pelanggaran di lap pertama. Namun, hanya dua lap berselang, ia kembali merebut pimpinan lomba dan tak tergoyahkan hingga finis.
2. Tiga Kali Juara di Monza
Kemenangan ini menandai kemenangan ketiga Verstappen di Sirkuit Monza, setelah sebelumnya ia berjaya di trek legendaris Italia tersebut pada musim 2022 dan 2023. Musim lalu, Verstappen hanya finis di posisi keenam.
Kemenangan kali ini sekaligus membawa Verstappen menyabet gelar Driver of the Day, menandai performa gemilangnya setelah masa sulit.
3. Duo McLaren Sempat Terlibat Ketegangan
Drama sempat terjadi di dalam garasi McLaren. Pada lap ke-49, Oscar Piastri yang berada di posisi kedua diminta untuk menyerahkan posisinya kepada Norris, karena dinilai lebih cepat.
Piastri sempat enggan menuruti instruksi tersebut, namun akhirnya mematuhi arahan tim. Hasilnya, Norris finis kedua, sementara Piastri melengkapi podium di posisi ketiga. Situasi ini mengundang perbincangan terkait strategi tim dan ego pembalap yang kerap kali bersinggungan di lintasan.
4. Isack Hadjar Kembali Tampil Impresif
Pembalap rookie Racing Bulls, Isack Hadjar, kembali mencuri perhatian. Start dari pitlane usai tim mengganti mesin mobilnya, Hadjar menunjukkan performa luar biasa dengan finis di posisi ke-10, mengamankan satu poin.
Ini merupakan hasil positif beruntun bagi pembalap Prancis tersebut setelah meraih podium perdana di GP Belanda pekan sebelumnya. Sementara itu, rekan setimnya, Liam Lawson, hanya mampu finis di urutan ke-14.
5. Alonso dan Hülkenberg Gagal Finis
Balapan kali ini juga menyisakan kisah pahit bagi dua pembalap senior. Nico Hülkenberg dari Kick Sauber gagal start karena mobilnya mengalami kendala teknis saat formation lap. Sementara itu, Fernando Alonso (Aston Martin) harus mundur pada lap ke-25 akibat kerusakan suspensi depan.
Keduanya menjadi satu-satunya pembalap yang tidak menyelesaikan lomba dari total 20 peserta.
Selanjutnya, Formula 1 musim 2025 akan berlanjut ke balapan ke-17 di Sirkuit Baku, Azerbaijan, pada 21 September 2025. Dengan Verstappen yang baru saja kembali ke performa terbaiknya, serta persaingan sengit di antara McLaren dan tim-tim papan atas lainnya, balapan di Baku diprediksi akan berlangsung tak kalah seru.