Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta Hanguskan Enam Lantai, Satu Pekerja Dievakuasi
JAKARTA, GENVOICE.ID - Kebakaran melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat (7/8) malam. Api membakar bagian atas gedung dan melahap enam lantai, mulai dari lantai 11 hingga lantai 16.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Kobaran api terlihat membesar di bagian atas gedung hingga menyebabkan sejumlah bagian bangunan terbakar dan menyisakan rangka pada beberapa bagian.
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Bayu Meghantara mengatakan proses pemadaman berlangsung cukup lama. Salah satu faktor yang memengaruhi lamanya penanganan adalah material yang terbakar di dalam gedung.
"Terkait pemadaman kami berupaya secepat mungkin se-efektif mungkin untuk melakukan pemadaman. Terkait material yang terbakar itu yang menjadi salah satu penyebab kebakaran sedikit agak lama," ujar Bayu, Sabtu (8/8).
Petugas kemudian bertahan di lantai 10 setelah api berhasil dikendalikan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kobaran api tidak kembali merambat ke bagian gedung lainnya.
Memasuki sekitar pukul 01.53 WIB, petugas mulai melakukan proses pendinginan sekaligus penyisiran terhadap lantai-lantai gedung. Tim pemadam secara bertahap memeriksa bagian dalam bangunan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
"Sampai sekarang 01.53 WIB, alhamdulillah sudah mulai pendinginan, memang agak lama karena anggota kami bertahan di lantai 10 untuk memastikan tidak ada perambatan," kata Bayu.
Saat proses penyisiran berlangsung, petugas telah mencapai lantai 12. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tidak ada api yang kembali muncul sekaligus mencari kemungkinan adanya orang yang masih berada di dalam gedung.
Dugaan Api Bermula dari Lantai 11
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Elisa Partomuan Hutagalung mengatakan informasi awal yang diterima kepolisian mengarah ke lantai 11 sebagai lokasi yang diduga menjadi titik awal kebakaran.
Lantai tersebut diketahui sedang menjalani proses renovasi ketika kebakaran terjadi. Namun, informasi tersebut masih sebatas dugaan awal dan belum dapat digunakan untuk menyimpulkan penyebab kebakaran.
"Tadi ada yang menyampaikan berawal dari lantai 11 di mana di lantai 11 itu sedang melakukan renovasi," ujar Reynold.
Kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Polisi juga akan melibatkan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri untuk memastikan titik awal api sekaligus mengetahui penyebab kebakaran.
"Namun untuk memastikan sumber api tentunya nanti baik dari saksi-saksi dan Puslabfor, Pusat Laboratorium Forensik Polri yang akan turun dan dapat menentukan sumber titik api dan penyebab api tersebut," katanya.
Dengan demikian, penyebab kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta masih belum dapat dipastikan hingga proses pemeriksaan selesai.
Satu Pekerja Ditemukan di Lantai 15
Di tengah proses pemadaman, petugas menemukan seorang pekerja yang berada di lantai 15. Korban berhasil dievakuasi dari dalam gedung dan kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.
Bayu mengatakan kondisi saturasi oksigen korban saat diperiksa petugas berada dalam kondisi baik.
"Alhamdulillah kami berhasil mengevakuasi satu orang pekerja sepertinya, itu dari lantai 15. Tadi saya cek saturasinya sepertinya aman mudah-mudahan tidak kenapa-kenapa, semoga bisa sehat dan selamat," ujar Bayu.
Hingga laporan tersebut disampaikan, baru satu orang yang diketahui berhasil dievakuasi dari dalam gedung. Petugas tetap melakukan penyisiran ke sejumlah lantai untuk memastikan tidak ada orang lain yang masih terjebak.
30 Mobil Damkar dan 180 Personel Dikerahkan
Penanganan kebakaran melibatkan 30 unit mobil pemadam kebakaran dan sekitar 180 personel Gulkarmat DKI Jakarta. Tiga unit di antaranya merupakan Bronto Skylift yang digunakan untuk membantu proses pemadaman dari ketinggian.
Petugas terus melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan. Setelah itu, penanganan dilanjutkan dengan pendinginan untuk mencegah munculnya kembali titik api.
Meskipun api telah berhasil dijinakkan, petugas masih melakukan penyisiran dan pemeriksaan terhadap setiap lantai gedung. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada perambatan api maupun titik panas yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Hingga Sabtu dini hari, proses penanganan difokuskan pada pendinginan dan pemeriksaan bangunan. Sementara itu, kepolisian melanjutkan penyelidikan untuk memastikan titik awal sekaligus penyebab kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta.