Makin Panas! Barcelona Copot Jabatan Kapten Ter Stegen
JAKARTA, GENVOICE.ID - Drama internal kembali menghampiri Camp Nou. Kali ini, kabar mengejutkan datang dari penjaga gawang andalan mereka, Marc-Andre Ter Stegen, yang resmi dicopot dari jabatan kapten Barcelona karena masalah disiplin. Lewat pernyataan resmi yang dirilis pada Jumat waktu setempat, Barcelona mengonfirmasi pencabutan ban kapten dari Ter Stegen. Alasannya? Ada "tindakan indisipliner" dari sang kiper, meski belum dijelaskan secara detail oleh pihak klub.
"FC Barcelona dengan ini mengumumkan bahwa, setelah proses disiplin yang dibuka terhadap pemain Marc-Andre ter Stegen, dan hingga masalah ini diselesaikan secara definitif, klub, melalui kesepakatan bersama dengan Direktur Olahraga dan staf pelatih, telah memutuskan untuk sementara waktu menarik jabatannya sebagai kapten tim utama," tulis pernyataan resmi klub.
Araujo Ambil Alih Ban Kapten
Posisi Ter Stegen sebagai kapten utama kini sementara diambil alih oleh Ronald Araujo, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil kapten. Bek asal Uruguay ini belum lama memperpanjang kontraknya bersama Blaugrana, dan kini dapat kepercayaan lebih besar di ruang ganti.
Masalah Medis Jadi Akar Masalah?
Menurut sejumlah laporan media Spanyol dan internasional, akar dari masalah ini adalah penolakan Ter Stegen menandatangani dokumen medis yang dibutuhkan klub. Dokumen itu sejatinya penting buat proses administrasi ke komisi medis La Liga. Tujuannya? Mengklasifikasikan cedera Ter Stegen sebagai cedera jangka panjang, sehingga gajinya bisa dihapus sementara dari pembukuan dan Barca bisa mendaftarkan pemain baru.
Efek Domino ke Transfer Garcia
Masalah ini ternyata bikin ribet. Tanpa dokumen tersebut, Barcelona belum bisa mendaftarkan Joan Garcia, kiper baru yang didatangkan dari Espanyol, untuk La Liga musim 2025/2026. Jadi, bukan cuma soal disiplin, tapi juga menyangkut pergerakan transfer klub.
Terancam Sanksi Lebih Lanjut?
Barcelona juga kabarnya menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan kasus ini. Jika benar-benar terbukti melanggar kode etik atau aturan internal klub, bukan nggak mungkin Ter Stegen akan mendapat sanksi lebih berat lagi. Wah, makin panas nih!