Bayern Munchen Menang 4-0 atas Spurs, Kane Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub

Genvoice.id | 08 Aug 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Bayern Munchen menunjukkan dominasi penuh saat mengalahkan Tottenham Hotspur 4-0 dalam laga persahabatan di Allianz Arena, Kamis (7/8). Pertandingan ini menjadi ajang pemanasan jelang musim baru, sekaligus memperlihatkan racikan strategi pelatih Vincent Kompany yang mulai terbentuk.

Gol pembuka dicetak Harry Kane di menit ke-12, memanfaatkan umpan terukur Michael Olise. Menariknya, gol ini tercipta ke gawang mantan klub Kane, meski jika ada VAR kemungkinan akan dianulir karena posisi offside. Kane sebenarnya punya kesempatan menggandakan keunggulan melalui penalti di menit ke-15, tetapi eksekusinya melenceng - kegagalan pertamanya sejak Piala Dunia 2022. Bayern menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.

Memasuki babak kedua, Kingsley Coman menambah gol di menit ke-61 lewat sepakan melengkung yang indah. Pergantian besar-besaran di menit ke-68 memberi kesempatan pemain muda seperti Lennart Karl dan Jonah Kusi-Asare untuk unjuk gigi. Karl mencetak gol ketiga Bayern di menit ke-75, sebelum Kusi-Asare melengkapi pesta gol di menit ke-80 dengan tembakan keras memanfaatkan bola liar.

Pertandingan ini juga menjadi ajang penilaian bagi Kompany terkait komposisi skuat. Pemain muda seperti Tom Bischof, Paul Wanner, dan Karl terlihat siap berkontribusi di musim baru. Sementara Cassiano Kiala, bek tengah berusia 16 tahun, dinilai butuh lebih banyak menit bermain untuk berkembang.

Di kubu lawan, Tottenham tampil tanpa sang kapten Son Heung-min yang absen. Absennya pemain Korea Selatan itu membuat lini serang Spurs kehilangan kreativitas dan penetrasi tajam. Richarlison dan Brennan Johnson kesulitan menembus pertahanan rapat Bayern, yang dikawal solid oleh Dayot Upamecano dan Jonathan Tah di babak pertama, serta Kim Min-jae di babak kedua.

Kemenangan telak ini memperpanjang tren positif Bayern atas Spurs, di mana dari enam pertemuan kompetitif sebelumnya, Bayern unggul dengan catatan empat kemenangan, satu seri, dan satu kekalahan. Bagi Kompany, hasil ini menjadi modal penting jelang musim baru, sementara bagi Tottenham, kekalahan ini menjadi bahan evaluasi sebelum menghadapi Paris Saint-Germain di Piala Super UEFA pekan depan.