Brasil Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Fakta Unik Danilo Jadi Satu-satunya Pemain yang Pulang Bareng Tim

Genvoice.id | 08 Jul 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Perjalanan Timnas Brasil di Piala Dunia 2026 resmi berakhir lebih cepat dari perkiraan. Selecao gagal melangkah ke perempat final setelah takluk 1-2 dari Norwegia pada babak 16 besar di New Jersey.

Hasil tersebut menjadi salah satu kejutan terbesar di fase gugur. Brasil yang datang sebagai salah satu kandidat juara harus mengubur mimpi mereka usai Erling Haaland mencetak dua gol yang memastikan kemenangan Norwegia.

Namun, bukan hanya hasil pertandingan yang menjadi perhatian publik. Setelah tersingkir dari turnamen, muncul fakta unik dari skuad Brasil. Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) ternyata hanya membawa satu pemain dalam penerbangan charter resmi menuju Rio de Janeiro.

Keputusan itu langsung menjadi sorotan media Brasil. Sebab, mayoritas pemain Selecao memilih tidak pulang bersama rombongan federasi dan langsung mengambil waktu libur dengan menuju destinasi masing-masing.

Danilo Jadi Satu-satunya Pemain yang Ikut Pesawat Tim

Berdasarkan laporan media Brasil, Danilo menjadi satu-satunya pemain yang menaiki pesawat charter yang telah disiapkan CBF setelah Piala Dunia 2026 berakhir bagi Selecao.

Bek kanan yang kini memperkuat Flamengo itu kembali ke Rio de Janeiro bersama jajaran federasi. Meski menjadi satu-satunya pemain dalam rombongan tersebut, Danilo tidak melakukan perjalanan seorang diri.

Ia ditemani sejumlah staf Timnas Brasil serta Leo Nannetti yang bertugas sebagai kiper latihan selama turnamen berlangsung.

Sementara itu, pemain-pemain Brasil lainnya memilih mengatur perjalanan sendiri. Sebagian besar memanfaatkan waktu jeda kompetisi untuk berlibur di Amerika Serikat maupun menuju negara lain sebelum kembali ke klub masing-masing.

Pelatih Carlo Ancelotti juga tidak ikut dalam penerbangan tersebut. Juru taktik asal Italia itu dilaporkan langsung bertolak ke Vancouver, Kanada, tempat ia memiliki rumah bersama istrinya.

Tekanan Mulai Mengarah ke Carlo Ancelotti

Kegagalan Brasil di babak 16 besar membuat sorotan kini mengarah kepada Carlo Ancelotti. Turnamen ini menjadi ajang besar pertamanya sebagai pelatih Selecao, tetapi hasil yang diraih jauh dari harapan publik.

Kekalahan dari Norwegia juga menjadi catatan yang kurang membanggakan bagi Brasil. Selecao mencatat pencapaian terburuk mereka di Piala Dunia sejak edisi 1990. Meski format kompetisinya berbeda, saat itu babak 16 besar juga menjadi fase gugur pertama yang harus mereka jalani.

Selain itu, hasil ini memperpanjang puasa Brasil untuk tampil di partai final Piala Dunia. Terakhir kali tim berjuluk Selecao itu mengangkat trofi sekaligus tampil di final terjadi pada edisi 2002.

Kini, masa depan Ancelotti mulai menjadi bahan pembahasan. Banyak pihak mempertanyakan apakah pelatih berpengalaman tersebut mampu membawa Brasil kembali ke jalur juara setelah gagal memenuhi ekspektasi pada turnamen pertamanya bersama tim Samba.

Di sisi lain, fakta bahwa hanya Danilo yang memilih pulang bersama rombongan resmi federasi menjadi cerita unik yang ikut mewarnai berakhirnya perjalanan Brasil di Piala Dunia 2026.