Ngeri! Wanita Kena Lemparan Batu di Kereta, Wajah dan Mata Dipenuhi Pecahan Kaca
JAKARTA, GENVOICE.ID - Seorang wanita jadi korban lemparan batu di kereta, wajah dan matanya dipenuhi pecahan kaca, bikin ngeri!
Kejadian mengerikan dialami seorang wanita saat sedang asyik naik kereta. Tiba-tiba saja, ada batu dilempar ke arah jendela hingga kacanya pecah berantakan! Nahas, pecahan kaca itu mengenai wajah dan matanya.
Insiden mengerikan ini terjadi di perjalanan KA Sancaka rute Yogyakarta-Surabaya Gubeng pada Minggu malam (6/7/2025).
Saat kereta melintas di antara Stasiun Klaten dan Stasiun Srowot, tiba-tiba ada orang tak dikenal melempar batu ke arah kaca gerbong eksekutif.
Batu itu menghantam kaca hingga pecah berantakan dan mengenai penumpang yang duduk di kursi 4C-4D.
Salah satu korbannya adalah Widya Anggraini, seorang wanita yang wajah, mata, dan lehernya terluka akibat pecahan kaca.
Dalam video yang beredar, Widya tampak santai menikmati perjalanan sambil mendengarkan musik dan baca buku sebelum tiba-tiba kaca di sebelahnya dihantam batu.
Momen mengerikan itu terekam jelas dan viral di media sosial.
"Naik kereta malam dari Jogja ke Surabaya. Semua tenang, sampai tiba-tiba, BRAK! Kaca gerbong dilempar batu dari luar," tulis Widya dalam unggahan Instagram pribadinya @widya_anggraini_awaw.
Gara-gara lemparan batu dari orang nggak bertanggung jawab itu, mengakibatkan luka di bagian wajah, leher, bahkan matanya.
Awalnya Widya tidak sadar jika wajahnnya sudah penuh dengan darah, sampai penumpang lain teriak-teriak memberitahunya.
"Aku bahkan gak sadar sampai orang-orang di sekitar panik dan bilang, 'Mbak, wajah dan leher berdarah!'. Kaca pecah masuk ke rambut, ke muka, bahkan sampai ke dalam baju," tulis Widya.
Tidak lama setelah kejadian, petugas KAI langsung mengevakuasi Widya ke gerbong lain, kemudian diturunkan di stasiun dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
"Aku langsung dibawa ke belakang dan dibantu kakak-kakak dari tim KAI. Dibersihkan satu per satu serpihannya. Aku langsung diturunkan ke stasiun Solo dan dibawah ke RS Triharsi Surakarta - Solo dan diperiksa," tulisnya lagi.
Meskipun kejadian tidak mengenakkan baru saja Widya terima, ia masih bersyukur karena luka yang diakibatkan tidak begitu parah, dan mengimbau untuk menutup gorden ketika kereta sudah melaju.
"Alhamdulillah aku masih selamat. Tapi ini bukan kejadian kecil. Ini nyawa taruhannya. Tolong, jangan ada lagi pelemparan batu ke kereta. Saran dr aku untuk kalian yang lagi naik kereta, gorden tutuo saja, biar lebih aman," pesannya.
Ternyata, kejadian pelemparan batu ke kaca kereta bukan hal baru, Gen.
Menurut petugas KAI bernama Rangga, insiden seperti gini sering kejadian, apalagi di jalur kereta arah timur.
Begitu tahu soal insiden yang menimpa penumpang, pihak KAI Daop 6 Yogyakarta langsung gerak cepat.
Mereka langsung memberikan penanganan untuk korban dan janji untuk tingkatkan keamanan di sekitar lintasan bersama aparat terkait, agar kejadian serupa tidak terulang lagi.
Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi ya, Gen, dan pihak berwenang bisa segera ambil tindakan tegas. Penumpang juga jadi bisa merasa aman dan nyaman selama perjalanan.