Festival Musik di Meksiko Dibatalkan karena Insiden Fatal, 2 Orang Meninggal Dunia
JAKARTA, GENVOICE.ID - Festival musik AXE Ceremonia 2025 yang digelar di Mexico City resmi dibatalkan setelah terjadi insiden runtuhnya sebuah struktur di lokasi acara pada Sabtu (5/4), yang menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Festival dua hari yang diselenggarakan di Parque Bicentenario ini awalnya dijadwalkan berlangsung pada Sabtu dan Minggu. Namun, penyelenggara menyampaikan pembatalan hari kedua melalui pernyataan resmi di media sosial pada Minggu (6/4), setelah insiden yang terjadi sehari sebelumnya.
Melansir dari USAToday, Selasa (8/4), dua korban yang meninggal dunia diketahui merupakan fotografer, masing-masing satu laki-laki dan satu perempuan. Berdasarkan laporan Associated Press dan media Meksiko El Universal, mereka tertimpa sebuah struktur logam yang digambarkan sebagai elemen dekoratif, yang roboh akibat tiupan angin kencang.
Kedua korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Dr. Rubén Leñero dan mengalami trauma kranioensefalik serta sejumlah patah tulang. Menurut lembaga layanan kesehatan masyarakat IMSS-Bienestar, keduanya tiba di rumah sakit tanpa tanda-tanda vital meskipun telah menerima tindakan resusitasi jantung paru.
Korban kemudian diidentifikasi sebagai Berenice Giles dan Miguel Hernández oleh media musik Mr. Indie.
Pihak penyelenggara festival menyampaikan belasungkawa dan menyatakan telah berkomunikasi dengan keluarga korban untuk memberikan dukungan. "Keselamatan komunitas kami selalu menjadi prioritas utama," tulis pihak AXE Ceremonia dalam pernyataan resminya.
Pemerintah daerah Miguel Hidalgo, tempat festival berlangsung, menempatkan segel penyegelan di lokasi acara bersama dengan beberapa instansi terkait sebagai bagian dari proses investigasi dan penghentian kegiatan.
Tiket untuk hari Minggu akan dikembalikan secara otomatis melalui Ticketmaster, sebagaimana diumumkan oleh penyelenggara.
Sejumlah artis yang dijadwalkan tampil di hari kedua turut menyampaikan belasungkawa, termasuk musisi Charli XCX, The Marías, dan aktor sekaligus penyanyi Aarón Piper. The Marías mengumumkan pembatalan penampilan mereka sebagai bentuk penghormatan terhadap korban.