Mohamed Salah Ngaku Hubungannya dengan Arne Slot Memburuk, Tuding Manajer Ingkar Janji Setelah Liverpool Diimbangi Leeds 3-3 dan Gagal Menang!

Genvoice.id | 07 Dec 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, kabut gelap tampaknya sedang menyelimuti Anfield. Liverpool kembali kehilangan poin krusial di Premier League setelah hanya mampu bermain imbang 3-3 melawan tuan rumah Leeds United di Elland Road, Minggu (07/12/2026) dini hari WIB. Hasil ini terasa sangat menyakitkan, terutama karena The Reds sempat unggul dua gol lebih dulu.

Gol cepat Hugo Ekitike di awal babak kedua sempat membuka harapan kemenangan, namun Leeds berhasil menyamakan kedudukan melalui penalti Dominic Calvert-Lewin dan tembakan keras Anton Stach. Liverpool sempat kembali memimpin lewat tendangan Dominik Szoboszlai di menit ke-80, tetapi petaka datang di masa injury time ketika Ao Tanaka mencetak gol penyeimbang, memaksa The Reds pulang hanya dengan satu poin.

Hasil imbang ini bukan hanya memperpanjang tren negatif Liverpool yang hanya menang dua kali dalam sepuluh pertandingan terakhir, tetapi juga memicu kegaduhan besar di ruang ganti. Bintang utama tim, Mohamed Salah, melontarkan pengakuan mengejutkan yang menyoroti keretakan di internal klub.

Salah Tuding Slot Ingkar Janji soal Menit Bermain

Situasi internal Liverpool kini kembali disorot setelah Mohamed Salah buka suara mengenai perannya yang terus menurun sepanjang musim ini. Salah mengaku sangat kecewa dan merasa janji yang diberikan oleh Manajer Arne Slot pada musim panas lalu, saat bursa transfer, tidak pernah ditepati.

Bintang asal Mesir ini mengatakan ia mendapat janji kepercayaan besar, tetapi kenyataan di lapangan berkata lain. Salah tak menyangka dirinya akan sering duduk di bangku cadangan dalam beberapa pekan terakhir, terutama di laga-laga besar yang ia anggap penting bagi kebangkitan tim. Situasi ini membuatnya merasa perannya dikecilkan tanpa adanya penjelasan yang memuaskan.

Eks pemain AS Roma itu pun menilai posisinya di tim inti kini tidak lagi aman seperti musim-musim sebelumnya. Ia bahkan merasakan bahwa kehadiran pemain-pemain baru justru membuat komunikasi di lini depan semakin tidak sinkron.

"Saya mendapat banyak janji di musim panas dan sejauh ini saya hanya duduk di bangku cadangan selama tiga pertandingan, jadi saya tidak bisa mengatakan mereka menepati janji," ungkap Salah blak-blakan pada media ternama, The Times.

Pengakuan Renggangnya Hubungan dengan Slot

Keriuhan yang diciptakan Salah tidak berhenti di soal menit bermain. Ia secara blak-blakan mengakui bahwa hubungannya dengan Arne Slot kini tidak sehangat awal musim. Ia merasa ada perubahan sikap yang signifikan dari sang manajer yang membuat atmosfer di ruang ganti menjadi kurang nyaman. Padahal, sejak awal kedatangan Slot, Salah sempat menyebut mereka memiliki hubungan kerja yang baik dan profesional.

Menurut Salah, ia tidak mengerti apa penyebab kerenggangan ini. Ia merasa selalu bersikap profesional, baik dalam latihan maupun pertandingan. Namun, perubahan pendekatan Slot terhadap dirinya membuatnya mempertanyakan masa depannya di klub. Ia merasa ada sesuatu yang disembunyikan darinya.

Bahkan, pengakuan Salah semakin liar, mengisyaratkan bahwa tidak semua orang di klub menginginkan kehadirannya lagi. Ia mengaku mulai merasakan sinyal-sinyal negatif yang selama ini tidak pernah muncul selama bertahun-tahun ia membela Liverpool. Bagi Salah, ini adalah pengalaman baru yang membuatnya harus mengambil keputusan penting terkait kariernya ke depan.

"Saya sudah berkali-kali mengatakan sebelumnya bahwa saya memiliki hubungan baik dengan manajer, tetapi tiba-tiba, hubungan kami menjadi renggang. Saya tidak tahu mengapa, tetapi menurut saya, dari sudut pandang saya, sepertinya ada yang tidak menginginkan saya di klub," klaim Salah, membuka kotak pandora krisis baru di Liverpool.

Gen, jika konflik antara Mohamed Salah dan Arne Slot ini tidak terselesaikan, menurut kalian siapa yang harus pergi meninggalkan Liverpool?