Sean Diddy Combs Divonis 4 Tahun Penjara, Kini Minta Grasi Langsung ke Donald Trump!
JAKARTA,GENVOICE.ID - Gen, dunia hiburan Amerika lagi dihebohkan sama kabar dari Sean Diddy Combs, rapper sekaligus produser musik yang baru aja dijatuhi hukuman penjara 50 bulan atau sekitar 4 tahun 2 bulan. Nggak cuma itu, Diddy juga kena denda besar dan masih harus menjalani masa pembebasan bersyarat setelah keluar nanti.
Yang bikin berita ini makin panas, Diddy ternyata mengajukan permintaan grasi langsung ke Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Hal ini diungkap langsung oleh Trump dalam sebuah wawancara di Kantor Oval Gedung Putih belum lama ini.
"Ada banyak orang yang meminta grasi dariku. Sebut saja salah satunya Puff Diddy. Dia sudah meminta grasi dariku," ujar Trump, dikutip dari Deadline, Senin (6/10/2025).
Namun, Trump belum memutuskan apakah akan mengabulkan permintaan itu atau tidak. Ia menyebut masih perlu membahasnya dengan Departemen Kehakiman.
"Semua belum pasti. Aku masih belum menentukannya, apakah iya atau tidak. Aku masih harus berbicara dengan Departemen Kehakiman terlebih dahulu," tambahnya.
Sebelumnya, pada Juli 2025, Trump dikabarkan sempat mempertimbangkan untuk memberikan grasi pada Diddy. Tapi sebulan kemudian, ia mulai ragu. Dalam wawancara bersama Newsmax, Trump mengaku hubungan mereka yang dulunya baik berubah sejak Diddy terang-terangan mengkritiknya saat Pemilu 2020.
"Sebelumnya kami memiliki hubungan yang cukup baik. Dia juga terlihat seperti orang baik walau aku tidak terlalu mengenalnya," ungkap Trump.
"Tapi waktu aku mencalonkan diri, dia sangat menentang. Dan itu sulit. Karena ketika kita kenal baik dengan seseorang, lalu dia menentangmu saat kau mencalonkan diri, rasanya sangat buruk. Jujur saja, itu membuatku sulit untuk mengambil keputusan (grasi)," lanjutnya.
Sementara itu, tim hukum Diddy langsung bergerak cepat mengajukan banding atas putusan pengadilan. Mereka menilai ada kekeliruan besar dalam vonis yang dijatuhkan.
"Hakim menggunakan perhitungan hukum maupun vonis atas kejahatan yang sudah diputuskan juri bahwa Tuan Combs tidak bersalah. Kami berpendapat ini merupakan kekeliruan hukum," ujar pengacaranya, Marc Agnifilo.
Dengan hukuman yang berat dan proses hukum yang masih berjalan, langkah Diddy untuk meminta grasi dari Trump bisa jadi satu-satunya harapan agar ia segera bebas. Tapi melihat hubungan mereka yang sempat retak, Gen, keputusan Trump nanti bisa jadi tak semudah itu.