ChatGPT di Puncak Popularitas, Tembus 800 Juta Pengguna Aktif Mingguan

Genvoice.id | 07 Oct 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Chief Executive Officer (CEO) OpenAI, Sam Altman, mengumumkan bahwa ChatGPT kini telah mencapai tonggak baru dengan 800 juta pengguna aktif setiap minggu. Pencapaian ini menandai lonjakan besar dalam waktu singkat, mengukuhkan ChatGPT sebagai salah satu produk kecerdasan buatan (AI) paling populer di dunia.

Dikutip dari TechCrunch, Selasa (7/10), pertumbuhan pesat ini terjadi di tengah upaya OpenAI memperluas infrastruktur dan pasokan chip AI untuk mendukung operasional produk mereka. Sebelumnya, pada Agustus lalu, OpenAI menyebut hampir mencapai 700 juta pengguna aktif mingguan-naik signifikan dari 500 juta pengguna pada akhir Maret 2025.

"Lebih dari 800 juta orang menggunakan ChatGPT setiap minggu, dan kami memproses lebih dari enam miliar token per menit melalui API. Berkat kalian semua, AI kini bukan hanya sesuatu yang dimainkan, tapi sesuatu yang digunakan untuk membangun setiap hari," kata Sam Altman.

Dalam konferensi yang sama, OpenAI juga memperkenalkan fitur aplikasi interaktif di dalam ChatGPT serta alat baru untuk membangun sistem AI yang lebih kompleks dan adaptif. "Hal ini akan memungkinkan lahirnya generasi baru aplikasi yang interaktif, adaptif, dan personal," tambahnya.

Sejak debutnya pada November 2022, ChatGPT terus mencatat rekor sebagai layanan daring dengan pertumbuhan tercepat dalam sejarah. OpenAI pun memperluas fungsinya melalui fitur OpenAI Pulse, yang menghadirkan ringkasan berita personal kepada pengguna.

Meski sempat menuai kritik karena kecenderungan AI "menyanjung pengguna" dan beberapa kesalahan dalam penalaran, OpenAI tetap mencatat performa bisnis yang mengesankan. Baru-baru ini, perusahaan tersebut resmi menjadi perusahaan swasta dengan valuasi tertinggi di dunia, setelah penjualan saham senilai 6,6 miliar dolar AS membuat valuasinya menembus 500 miliar dolar AS.

Selain itu, OpenAI juga terus meluncurkan inovasi baru, termasuk versi terbaru alat pembuat video Sora serta platform media sosial internal. Di waktu bersamaan, perusahaan menggandeng Stripe untuk memperkenalkan platform "agentic commerce", yang memungkinkan interaksi langsung antara pengguna dan agen AI dalam transaksi digital.