Tiongkok Rencanakan Larangan Gagang Pintu Mobil Tersembunyi Demi Keamanan
JAKARTA, GENVOICE.ID - Otoritas Tiongkok berencana melarang pemasangan fully retractable door handle atau gagang pintu mobil yang dapat ditarik sepenuhnya dan tampak menyatu dengan bodi kendaraan. Langkah ini diambil atas dasar alasan keselamatan dan kekurangan fungsional gagang pintu tersebut.
Dilansir dari CarNewsTiongkok, gagang pintu tersembunyi ini telah menjadi tren pada kendaraan listrik modern, termasuk Tesla Model S dan Hyundai Ioniq 5, serta banyak mobil listrik asal Tiongkok. Namun, keluhan terkait tingkat kegagalan yang tinggi serta potensi bahaya saat situasi darurat mendorong rencana regulasi baru.
Seorang ahli litbang dari perusahaan otomotif mengungkapkan bahwa rancangan peraturan akan secara eksplisit melarang pemasangan gagang pintu yang sepenuhnya dapat ditarik, sementara gagang pintu semi-retractable dan tradisional masih diizinkan asalkan dilengkapi mekanisme cadangan untuk menjamin keandalan.
Rancangan ketentuan ini diperkirakan akan selesai pada September 2025, dengan masa transisi satu tahun sebelum pemberlakuan resmi mulai Juli 2027. Setelah itu, mobil baru yang dijual di Tiongkok wajib menggunakan desain gagang pintu sesuai standar baru.
Meski gagang pintu tersembunyi dinilai memiliki nilai estetika futuristik dan aerodinamika yang baik, namun biaya perawatan yang tinggi dan risiko kegagalan operasional dinilai mengancam keselamatan penumpang. Kasus-kasus kecelakaan dengan gagang pintu elektrik yang tidak berfungsi telah menjadi perhatian, menghambat evakuasi penumpang saat darurat.
Data Asosiasi Konsumen Tiongkok menunjukkan peningkatan 132% keluhan terkait jari anak-anak yang terjepit pada gagang pintu tersembunyi pada tahun 2024. Wei Jianjun, pemimpin Great Wall Motor, juga mengkritik desain ini karena dianggap berat, tidak kedap, bising, dan terlalu bergantung pada listrik.
Beberapa produsen, seperti Volkswagen, mengambil pendekatan tengah dengan menggunakan gagang pintu semi-retractable demi mengimbangi desain dan fungsionalitas.
Rencana ini merupakan bagian dari revisi standar nasional keselamatan untuk gagang pintu mobil yang sedang dilakukan oleh Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok sejak Mei 2025, dengan fokus utama pada risiko keselamatan gagang pintu tersembunyi.