Nokia Resmikan Pusat R&D dan Manufaktur di Finlandia, Siap Hadapi Era 5G-6G dan AI

Genvoice.id | 07 Sep 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Nokia resmi membuka pusat riset dan pengembangan (R&D) sekaligus fasilitas manufaktur terbaru di Oulu, Finlandia, sebagai bagian dari strategi global mereka untuk memperkuat dominasi di era jaringan generasi berikutnya, yakni 5G dan 6G. Lokasi yang dijuluki "Home of Radio" ini diresmikan pada 5 September 2025 dan dirancang sebagai pusat inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang menyatukan seluruh elemen dalam siklus pengembangan teknologi komunikasi modern.

Dilansir dari Gizmochina, kampus baru ini akan menampung sekitar 3.000 pakar, mulai dari peneliti hingga insinyur, yang bekerja bersama dalam satu atap untuk mempercepat proses transisi dari ide ke implementasi teknologi. Fasilitas ini mencakup seluruh tahapan pengembangan produk, mulai dari desain awal, pengujian chip, pengembangan perangkat keras dan perangkat lunak, hingga paten dan produksi massal.

Nokia menyatakan bahwa pusat ini akan memainkan peran krusial dalam standardisasi global untuk jaringan 5G dan pengembangan teknologi system-on-chip (SoC). Pabrik yang terintegrasi di dalamnya akan memproduksi perangkat radio dan baseband 5G, yang diklaim akan memberikan keamanan jaringan lebih baik serta menjamin kemandirian produksi dalam kawasan Eropa.

Presiden dan CEO Nokia, Justin Hotard, dalam sambutannya menekankan pentingnya ekosistem inovatif Oulu yang menurutnya menjadi alasan utama pemilihan lokasi ini. Kota tersebut dikenal sebagai pusat teknologi di Finlandia dan memiliki konektivitas erat dengan universitas, startup lokal, serta Pusat Uji DIANA milik NATO. Hal ini memberikan Nokia peluang untuk mengembangkan dan menguji teknologi baru dalam lingkungan yang dinamis dan kolaboratif.

"Tujuan kami adalah menciptakan ruang di mana ide-ide inovatif dalam teknologi nirkabel dapat berpindah dari laboratorium ke dunia nyata dengan sangat cepat," ujar Hotard.

Tak hanya menekankan aspek teknologi, Nokia juga mengusung prinsip keberlanjutan dalam pembangunan fasilitas ini. Seluruh kebutuhan energi kampus dipenuhi melalui sumber daya terbarukan. Menariknya, kelebihan energi panas yang dihasilkan dari proses operasional akan disalurkan untuk memanaskan sekitar 20.000 rumah tangga di Oulu, menjadikannya sebagai contoh sinergi antara teknologi tinggi dan keberlanjutan lingkungan.

Dengan membangun fasilitas seperti ini, Nokia berharap dapat menyediakan lingkungan yang ideal untuk pengujian sistem komunikasi masa depan, baik dalam simulasi maupun aplikasi dunia nyata. Integrasi dengan teknologi AI juga menjadi fokus utama, mengingat tren global saat ini yang mengarah pada penggabungan jaringan ultra-cepat dengan kecerdasan buatan untuk mendukung berbagai sektor industri.

Lebih dari sekadar ekspansi infrastruktur, langkah Nokia ini menunjukkan ambisi Eropa dalam memperkuat kedaulatan teknologi, terutama di tengah persaingan global yang semakin ketat dalam pengembangan AI dan jaringan komunikasi generasi berikutnya. Ketika konektivitas yang cepat, aman, dan andal menjadi fondasi bagi ledakan transformasi digital, keberadaan fasilitas seperti "Home of Radio" menjadi investasi strategis jangka panjang.