Swag Event Episode 114: Ruang Ekspresi Empat Musisi Independen, dari Audi Kirana Hingga Unbanned Band
JAKARTA, GENVOICE.ID - Di tengah hiruk pikuk ibu kota, ada satu acara yang selalu konsisten jadi pelipur lara buat para pencinta musik alternatif, Swag Event. Episode ke-114-nya digelar Selasa malam (5/8) di Kala di Kalijaga, Jakarta Selatan, dan seperti biasa, vibe-nya hangat, penuh warna, dan sarat kejutan musikal.
Empat penampil beda karakter unjuk gigi malam itu. Unbanned Band jadi pembuka yang langsung tancap gas. Lewat lagu "Satu Rasa", mereka menyulut api semangat di venue dengan distorsi rock alternatif yang bikin semua kepala mengangguk kompak. Energi mereka membuktikan, musik bisa jadi medium untuk berteriak tentang kebebasan dan keberanian.
Berikutnya, giliran Nabila Ellisa yang mengubah suasana jadi lebih syahdu. Penyanyi asal Aceh jebolan Liga Dangdut Indonesia ini membawakan "Bukan Aku", lagu melankolis yang ditulis oleh suaminya, Ilyas Bachtiar. Vokalnya lembut tapi bertenaga, dan malam itu, ia berhasil menunjukkan bahwa musik pop penuh emosi tetap punya tempat di panggung yang bebas seperti Swag Event.
Lalu, Audi Kirana naik ke atas panggung dengan "Shell of a Man", lagu yang menyentuh tentang impostor syndrome. Audi, yang juga dikenal sebagai putri presenter Feni Rose, menyanyikannya dengan intensitas yang dalam, bikin banyak penonton terdiam merenung. Satu momen yang terasa sangat personal sekaligus relevan.
Penutup malam dibawakan oleh Mirzatami, proyek kolaborasi antara Charita Utami dan Yudhistira Mirza. Duo ini sukses membawa suasana jadi lebih kontemplatif lewat lagu "Sadar Sandar" dan "Rampas". Nggak perlu banyak gimmick, karena suara dan instrumen mereka sudah cukup buat membawa penonton tenggelam dalam pengalaman musikal yang spiritual.
Acara dipandu oleh Eno Suratno Wongsodimedjo dan Qenny Alyanno. Dua host ini memang tahu betul cara menjaga ritme acara tetap cair tapi berisi. Sesekali mereka menyelipkan insight soal musik yang bikin obrolan di sela penampilan jadi tambah berbobot.
Kala di Kalijaga, venue yang jadi rumah Swag Event malam itu, kembali membuktikan diri sebagai tempat yang cocok banget buat pertunjukan musik yang intim dan autentik. Nggak heran, tempat ini sejak 2022 sudah jadi markas Swag Event yang digagas oleh Dhiche Stage.
Yang bikin Swag Event beda adalah semangatnya, bukan cuma soal tampil, tapi soal regenerasi, kebersamaan, dan menumbuhkan ekosistem musik alternatif Indonesia. Dengan dukungan dari IMARINDO, CircleFab, TMC, sampai Labelers Indonesia, event ini terus jadi ruang hidup buat musisi independen yang ingin didengar tanpa harus tunduk pada pakem industri. Jadi, kalau Gen belum pernah datang ke Swag Event, mungkin udah waktunya main. Siapa tahu, di sana kamu bisa ketemu musisi favorit baru atau malah ketemu diri kamu yang lama, yang dulu pernah jatuh cinta sama musik karena kejujurannya.