Prabowo Bingung Banyak Anak ITB di Kabinet dan BUMN: "Yang Nyusun Kabinet Siapa?"
JAKARTA, GENVOICE.ID - Presiden RI Prabowo Subianto sempat melontarkan candaan yang mencuri perhatian saat menghadiri Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2025 di Gedung Sabuga, Bandung. Dalam sambutannya, Prabowo mengaku heran melihat banyaknya jajaran menteri dan direktur utama BUMN yang ternyata lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB).
"ITB banyak sekali nih. Yang nyusun kabinet siapa ini?" ujarnya sambil tertawa, disambut riuh hadirin.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo sempat membacakan daftar panjang nama-nama menteri yang hadir. Ia mengawali dengan menyapa Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto-yang memang merupakan peneliti dari ITB. Namun ternyata, bukan hanya Brian. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dan Kepala BPS Amalia Adininggar juga alumni kampus Ganesha.
Tak hanya di kabinet, dominasi lulusan ITB juga terlihat di level direksi BUMN. Nama-nama seperti Simon Aloysius Mantiri (Dirut Pertamina), Sigit P. Santosa (Dirut PT Pindad), dan Gita Amperiawan (Dirut PT Dirgantara Indonesia) disebut Prabowo sebagai lulusan kampus yang sama.
"Jadi siapa tahu yang nyusun kabinet juga dari ITB ya?" kelakar Prabowo yang disambut tawa peserta forum.
Selain menteri dan pejabat BUMN lulusan ITB, sejumlah tokoh penting lainnya juga hadir dalam KSTI 2025. Di antaranya Menko PMK, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Investasi Rosan Roeslani, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, hingga Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Konvensi ini mengusung tema "Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi Melalui Penguasaan Sains dan Teknologi" dan dihadiri ribuan peserta. Acara ini menjadi forum strategis berskala nasional dan internasional, mempertemukan ilmuwan, teknokrat, pelaku industri, hingga diaspora Indonesia.
Melansir dari ANTARA News, Kamis (7/8), Prabowo juga menekankan pentingnya penguasaan teknologi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Ia berharap forum seperti KSTI dapat terus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan sektor industri dalam mendorong inovasi.
Dengan gaya santainya, Prabowo justru berhasil memecah suasana formal acara, sekaligus menyoroti fenomena menarik: dominasi alumni ITB di posisi strategis pemerintahan dan korporasi nasional.