Dijaga Ketat! Ribuan Personel Dikerahkan untuk Amankan Duel Oxford United vs Liga Indonesia All Star di GBK
JAKARTA, GENVOICE.ID - Jakarta kembali menjadi sorotan dunia sepak bola dengan digelarnya laga Piala Presiden 2025 antara klub asal Inggris, Oxford United, melawan tim Liga Indonesia All Star di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK). Untuk memastikan pertandingan berjalan aman dan tertib, sebanyak 1.725 personel gabungan dari Polri, TNI, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dikerahkan mengamankan seluruh rangkaian acara.
Dilansir dari Antara, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro, menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh penonton, baik dari dalam maupun luar negeri. Ia menyampaikan bahwa petugas yang bertugas di lapangan tidak dilengkapi senjata api. Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen untuk memberikan pelayanan secara humanis dan profesional. Menurutnya, pertandingan sepak bola harus menjadi ajang hiburan yang membahagiakan, bukan menegangkan.
Susatyo juga mengimbau para penonton agar menjaga ketertiban selama acara berlangsung. Ia menekankan pentingnya menjaga fasilitas umum dan menghindari aksi-aksi yang dapat merugikan banyak pihak. Ia mengingatkan agar penonton tidak membawa atau menyalakan kembang api (flare), tidak membawa senjata tajam, maupun minuman keras ke dalam area stadion. Semua barang-barang terlarang tersebut akan disita, dan pelanggaran akan ditindak sesuai aturan yang berlaku.
Kepolisian juga menaruh perhatian besar terhadap kenyamanan suporter asing, khususnya pendukung Oxford United yang datang dari luar negeri. Kapolres menegaskan bahwa seluruh penonton tanpa kecuali akan mendapatkan perlindungan maksimal. Dalam rangka mendukung kelancaran acara, pihak kepolisian menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan GBK dan mengimbau masyarakat yang tidak berkepentingan langsung untuk menghindari kawasan tersebut selama pertandingan berlangsung.
Pertandingan besar ini tak hanya menjadi ajang pembuktian kekuatan tim-tim sepak bola, tetapi juga menjadi etalase kesiapan Indonesia dalam menyelenggarakan event olahraga internasional secara aman, tertib, dan berkelas.