Terungkap Deretan Hadiah Mewah Jeffrey Epstein untuk Tokoh Dunia: Dari Sweater Kasmir hingga Jam Tangan Rolex

Genvoice.id | 07 Feb 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID -Terbongkarnya jutaan dokumen Departemen Kehakiman AS mengungkap fakta baru mengenai strategi Jeffrey Epstein dalam mempertahankan koneksi dengan lingkaran elite global.

Melalui ratusan catatan belanja barang mewah, terungkap bahwa pelaku kejahatan seksual ini menggunakan taktik "diplomasi hadiah" untuk mendekati tokoh-tokoh berpengaruh, mulai dari politisi hingga akademisi ternama.

Penggunaan label eksklusif seperti Loro Piana, Prada, hingga jam tangan Rolex menjadi bukti selera tinggi sekaligus alat transaksi sosial yang ia gunakan untuk membangun loyalitas di kalangan old money.

Bagi Gen yang mengikuti perkembangan kasus ini, deretan hadiah mewah Jeffrey Epstein untuk tokoh dunia mencerminkan bagaimana gaya hidup quiet luxury digunakan sebagai topeng di balik skandal yang menggemparkan.

Simak rincian daftar penerima hadiah dan isi email rahasia yang menunjukkan cara Epstein mengontrol pengaruhnya di lingkaran kekuasaan berikut ini.

1. Hadiah Spesifik untuk Tokoh Berpengaruh

Epstein dikenal sangat detail dalam memilih hadiah. Beberapa catatan yang mencolok meliputi:

  • Noam Chomsky: Pakar linguistik ternama ini tercatat dikirimi sweater kasmir ukuran XXL.

  • Woody Allen: Sineasta kondang ini menerima paket ulang tahun berupa 31 celana boxer dan 31 kemeja katun dari label mewah Swiss, Zimmerli, dengan total nilai mencapai Rp168 juta.

  • Stephen K. Bannon: Mantan penasihat Donald Trump ini dikirimi empat sweatshirt ritsleting ukuran XL, bahkan Epstein sempat memberikan saran gaya berpakaian secara langsung kepadanya.

2. Estetika "Quiet Luxury" sebagai Standar

Pilihan barang Epstein menunjukkan kecenderungan pada gaya quiet luxury, kemewahan yang tidak mencolok namun bernilai fantastis. Ia kerap membeli produk berbahan kasmir dari Loro Piana, tas Goyard, hingga jam tangan Rolex.

Untuk hadiah liburan, ia sering memberikan Apple Watch dengan tali Hermès, sebuah simbol status yang elegan bagi kalangan old money.

3. Transaksi Kedekatan di Balik Nota Terima Kasih

Email balasan dari para penerima menunjukkan bagaimana hadiah-hadiah ini diterima dengan hangat. Sebagai contoh, Kathryn Ruemmler dari Goldman Sachs pernah membalas bahwa ia mengenakan aksesori lengkap pemberian Epstein.

Sementara itu, istri Woody Allen, Soon-Yi Previn, sempat meminta agar hadiah berikutnya tidak diberi inisial (monogram) agar lebih mudah diberikan kembali kepada orang lain tanpa memicu kecurigaan.

4. Kendali Atas Penampilan

Epstein tidak ragu mengkritik selera busana orang-orang di sekitarnya. Ia pernah menegur kolega yang datang ke jamuan makan malam hanya mengenakan kaus dan jins. Selain barang fisik, ia juga memfasilitasi janji temu rutin di salon rambut kelas atas, Frederic Fekkai, bagi sejumlah perempuan di lingkarannya.

Meskipun sejak awal 2010-an Epstein sudah terdaftar sebagai pelaku kejahatan seksual, dokumen-dokumen ini membuktikan bahwa aliran hadiah mewah dan gaya hidup kelas atas tetap mampu menjaga pintu komunikasi tetap terbuka dengan para tokoh dunia.

Nota-nota terima kasih tersebut kini dipandang bukan sekadar etiket, melainkan bukti transaksi hubungan sosial dalam lingkaran hitam Epstein.