McLaren Pertahankan Gelar Juara Dunia Konstruktor F1 2025 di Singapura

Genvoice.id | 06 Oct 2025

JAKARTA, Genvoice.id - McLaren mencetak sejarah baru pada seri Singapore Grand Prix 2025, mereka berhasil mempertahankan gelar Juara Dunia Konstruktor untuk kedua kalinya berturut-turut. Kekompakan tim, performa konsisten dari pembalap mereka, serta strategi matang menjadikan keberhasilan ini semakin terasa istimewa.

Sebelum balapan di sirkuit Marina Bay dimulai, McLaren telah berada di posisi sangat unggul dalam perolehan poin. Dengan hasil yang diraih dalam balapan Singapura, Lando Norris finis di posisi ketiga dan Oscar Piastri di posisi keempat, McLaren akhirnya menutup perhitungan matematis dan mengamankan gelar konstruktor dengan enam seri tersisa.

McLaren tidak hanya berhasil menjuarai musim 2024 lalu, tetapi kini membuktikan bahwa kemenangan itu bukan kebetulan. McLaren menjadi tim pertama sejak 1991 yang memenangkan dua gelar konstruktor secara beruntun dalam rentang zaman modern mereka.

Secara historis, gelar ini menjadikan McLaren mengoleksi total 10 gelar konstruktor, menjadikan mereka sebagai tim paling sukses kedua dalam sejarah F1 di belakang Ferrari yang punya 16 gelar.

Meski gelar sudah aman, balapan Singapura tetap menyajikan drama menarik. George Russell (Mercedes) mengunci kemenangan di malam hari lewat performa kuat dari pole hingga finis, sementara di belakangnya terjadi persaingan sengit antara Max Verstappen dan pembalap McLaren.

Salah satu momen paling disorot adalah saat Norris menyalip Piastri di tikungan awal, menghasilkan kontak ringan yang memicu reaksi frustrasi dari Piastri. Aksi tersebut kemudian dinilai sebagai insiden balapan oleh para steward, sehingga tidak ada penalti yang dijatuhkan.

Walau demikian, ketegangan antar pembalap tetap menjadi catatan. Piastri menyebut bahwa ia akan melihat lagi rekaman insiden sebelum membuat penilaian lebih lanjut. Sementara Norris berdalih bahwa manuvernya adalah langkah balapan normal yang dilakukan oleh siapapun dalam posisi tersebut.

Walau McLaren telah mengunci gelar konstruktor, pertempuran gelar pembalap masih jauh dari selesai. Oscar Piastri masih memimpin klasemen pembalap, dengan Lando Norris sebagai saingan dekat. Verstappen, meskipun finis di podium, belum mampu memecah dominasi McLaren dalam klasemen pembalap.

Dengan sisa enam balapan, McLaren dapat fokus menjaga stabilitas, menyelesaikan potensi konflik internal, dan mendukung pembalap mereka untuk memaksimalkan peluang merengkuh gelar ganda, konstruktor dan pembalap.