Mason Mount Buka Suara Soal Isu Perpecahan di MU: "Kata Siapa Kami Gak Percaya Amorim?"
JAKARTA, GENVOICE.ID - Manchester United memang lagi jadi bahan omongan, Gen. Setelah hasil yang gak konsisten di awal musim 2025/2026, rumor mulai beredar bahwa ruang ganti Setan Merah mulai panas. Banyak yang bilang para pemain sudah kehilangan kepercayaan terhadap sang pelatih, Ruben Amorim. Tapi ternyata, kabar itu langsung dibantah keras oleh Mason Mount.
Dalam wawancara bersama MUTV, playmaker asal Inggris itu menegaskan kalau semua pemain masih satu suara dan berdiri di belakang Amorim. "Kami semua 100 persen mendukung pelatih kami. Memang benar kami meraih beberapa hasil yang kurang baik dan itu terasa menyakitkan bagi tim ini, para staf, dan juga para fans," kata Mount.
Mount juga bilang kalau apa yang diberitakan belakangan ini gak sesuai dengan kondisi sebenarnya di dalam tim. Semua pemain, katanya, tetap fokus pada arahan Amorim dan berusaha memperbaiki performa mereka di lapangan. "Kami masih percaya dengan setiap instruksi pelatih dan berusaha menerapkannya di setiap pertandingan," lanjutnya.
Bukti nyata dukungan itu juga kelihatan dari kemenangan 2-0 MU atas Sunderland di laga terakhir. Mount sendiri jadi bintang utama dengan mencetak gol pembuka di Old Trafford - gol yang terasa spesial karena jadi yang pertama baginya di markas MU sejak ia datang pada 2023 lalu.
"Di babak pertama kami tampil tajam dan agresif. Kami tahu pentingnya mengontrol jalannya pertandingan, apalagi di kandang sendiri. Memang di babak kedua ada sedikit penurunan tempo, tapi kami akan memperbaikinya," ucap Mount. "Yang jelas, kami 100% berada di belakang pelatih kami."
Kemenangan itu bukan cuma bikin MU naik moral, tapi juga menegaskan kalau skuad Amorim masih solid. Beberapa pemain lain seperti Benjamin Sesko dan kiper debutan Senne Lammens juga tampil mengesankan, memperlihatkan bahwa tim ini masih punya semangat besar untuk bangkit.
Dengan jadwal padat yang menanti, termasuk duel panas melawan Liverpool, dukungan penuh dari pemain bisa jadi kunci buat MU keluar dari tekanan. Kalau mereka bisa terus kompak seperti ini, bukan gak mungkin Ruben Amorim justru membalikkan keadaan dan membawa Setan Merah kembali ke jalur kemenangan.