Bandara Soetta Kembali Perpanjang Penutupan hingga Tengah Malam, Imbas Abu Anak Krakatau

Genvoice.id | 06 Sep 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, kembali memperpanjang penghentian sementara operasional penerbangan akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Bandara tersebut kini ditutup hingga Minggu (6/9/2026) pukul 23.59 WIB menyusul meningkatnya aktivitas erupsi dan sebaran abu vulkanik.

Keputusan perpanjangan penutupan disampaikan melalui akun Instagram resmi Bandara Soetta pada Minggu (6/9/2026). Seluruh pengguna jasa diminta memperhatikan informasi terbaru sebelum melakukan perjalanan melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Operasional Soetta Dihentikan hingga 23.59 WIB

Pihak Bandara Soetta menjelaskan penghentian operasional penerbangan dilakukan sebagai dampak dari peningkatan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Kondisi tersebut membuat jadwal operasional bandara perlu disesuaikan demi mempertimbangkan aspek keselamatan penerbangan.

"Sehubungan dengan meningkatnya aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau, Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan penghentian operasional penerbangan sampai pukul 23.59 WIB."

Para pengguna jasa diminta mengecek kembali status serta jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing sebelum menuju bandara. Untuk informasi terkait layanan kebandarudaraan, masyarakat juga dapat menghubungi Contact Center InJourney Airports melalui nomor 172.

Penumpang Mulai Penuhi Terminal 3

Sebelumnya, dampak penghentian penerbangan terlihat dari meningkatnya aktivitas penumpang di Terminal 3 Bandara Soetta. Sejumlah penumpang terlihat mengantre untuk melakukan perubahan jadwal penerbangan atau reschedule setelah penerbangan mereka terdampak pembatalan.

Pantauan di lokasi pada Minggu (6/9) menunjukkan antrean penumpang mengular di sekitar konter check-in F. Antrean bahkan memanjang hingga ujung terminal dengan jarak sekitar 60 meter.

Layar Penerbangan Banyak Tampilkan Pembatalan

Selain antrean panjang, sejumlah penumpang tampak memperhatikan layar informasi penerbangan untuk mengetahui status perjalanan mereka. Mayoritas jadwal penerbangan yang terlihat pada layar menunjukkan status berwarna merah dengan keterangan penerbangan dibatalkan.

Situasi tersebut terjadi setelah penutupan sementara bandara diberlakukan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Penumpang terdampak kemudian harus menyesuaikan kembali rencana perjalanan mereka dengan informasi terbaru dari maskapai.

Penumpang Diminta Cek Informasi Sebelum ke Bandara

Pihak Bandara Soetta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang muncul akibat penghentian sementara operasional penerbangan. Pengguna jasa diminta memahami kondisi tersebut dan mengikuti arahan resmi selama proses penanganan dampak erupsi berlangsung.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi. Terima kasih atas perhatian, pengertian, dan kerja sama seluruh pengguna jasa Bandara Internasional Soekarno-Hatta."

Penutupan operasional hingga pukul 23.59 WIB dapat berdampak terhadap jadwal keberangkatan maupun kedatangan sejumlah penerbangan. Karena itu, penumpang disarankan tidak hanya mengandalkan informasi jadwal sebelumnya dan melakukan pengecekan secara berkala melalui kanal resmi maskapai.

Perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik masih menjadi faktor penting dalam menentukan operasional penerbangan. Masyarakat yang memiliki perjalanan melalui Bandara Soetta perlu terus mengikuti informasi terbaru dari otoritas bandara dan maskapai agar dapat mengantisipasi perubahan jadwal maupun pembatalan penerbangan.