65 Tahun SMPN 30 Jakarta Utara, 3.000 Alumni Kembali Bertemu dalam Reuni Akbar

Genvoice.id | 06 Sep 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Lebih dari 3.000 alumni SMP Negeri 30 Jakarta Utara dari berbagai angkatan kembali berkumpul dalam acara reuni akbar pada Sabtu (5/9/2026). Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 SMPN 30 Jakarta Utara yang berlangsung sejak pagi hingga sore.

Reuni lintas angkatan itu menjadi momentum bagi para alumni untuk bernostalgia sekaligus mempererat kembali hubungan dengan almamater. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga diisi berbagai agenda sosial dan kolaborasi yang diharapkan memberikan manfaat bagi sekolah serta masyarakat.

HUT ke-65 Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi

Ketua panitia sekaligus Ketua Lintang SMPN 30 Jakarta Utara, Nia Bestyanie, mengatakan usia 65 tahun menunjukkan panjangnya perjalanan sekolah dalam mendidik generasi dari masa ke masa. Menurutnya, SMPN 30 Jakarta Utara tidak hanya menjadi tempat menuntut ilmu, tetapi juga memiliki bagian penting dalam perjalanan kehidupan para alumninya.

"65 tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Selama 65 tahun, SMP Negeri 30 Jakarta Utara telah menjadi bagian dari perjalanan hidup ribuan putra-putri bangsa."

Nia mengatakan banyak lulusan SMPN 30 Jakarta Utara yang kemudian melanjutkan pendidikan, membangun keluarga, mengabdi kepada masyarakat, hingga berkiprah di berbagai bidang. Karena itu, reuni lintas angkatan dinilai menjadi kesempatan untuk mengenang perjalanan masa lalu sekaligus memperkuat ikatan antara alumni dan sekolah.

"Bagi kami, para alumni, SMP 30 Jakarta Utara bukan sekadar tempat untuk menuntut ilmu. Sekolah ini adalah bagian dari sejarah hidup kami."

Dalam kesempatan tersebut, Nia juga menyampaikan harapan agar SMPN 30 Jakarta Utara semakin maju dan berprestasi setelah memasuki usia 65 tahun. Ia berharap sekolah tersebut terus mendapatkan kepercayaan masyarakat serta mampu mencetak siswa yang unggul, berkarakter, berintegritas, dan siap menghadapi perubahan zaman.

"Semoga di usia yang ke-65 ini SMPN 30 semakin maju, semakin berprestasi, semakin dipercaya masyarakat, dan terus melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, berintegritas, serta mampu menghadapi tantangan zaman."

Alumni Beri Penghormatan kepada Para Guru

Rangkaian perayaan HUT ke-65 juga menjadi kesempatan bagi para alumni untuk memberikan apresiasi kepada guru yang masih aktif maupun yang telah memasuki masa purna tugas. Nia menilai keberhasilan para alumni dalam menjalani kehidupan tidak terlepas dari jasa para guru yang dahulu mendidik dan membimbing mereka.

"Kami menyadari bahwa keberhasilan para alumni tidak terlepas dari ketulusan dan perjuangan para guru yang dahulu mendidik, membimbing, menegur kami, dan mengarahkan kami."

Penghormatan tersebut diwujudkan melalui pemberian tali kasih kepada guru purna bakti yang menjadi bagian dari rangkaian acara. Selain itu, kegiatan sosial berupa pemberian santunan turut digelar sehingga reuni tidak hanya menjadi kegiatan bernostalgia.

Nia menegaskan Ikatan Alumni SMPN 30 Jakarta Utara diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih luas bagi almamater dan masyarakat. Ia mengajak seluruh alumni membangun kerja sama dengan sekolah, guru, orang tua, serta siswa yang saat ini masih menjalani pendidikan.

"Alumni bukan hanya berkumpul dan bernostalgia, alumni harus menjadi bagian dari solusi. Mari kita bangun sinergi antara alumni, sekolah, guru, orang tua, dan para siswa."

Menurut Nia, sekolah yang memiliki sejarah panjang membutuhkan dukungan alumni yang peduli terhadap keberlanjutan almamater. Karena itu, perayaan HUT ke-65 diharapkan dapat menjadi awal untuk memperkuat silaturahmi sekaligus menciptakan lebih banyak ruang kolaborasi.

"Karena kami percaya, sekolah yang hebat tidak hanya memiliki sejarah yang panjang, tetapi juga memiliki alumni yang peduli terhadap masa depannya. Semoga kebersamaan yang kita bangun hari ini menjadi awal dari semakin eratnya silaturahmi seluruh keluarga besar SMP Negeri 30 Jakarta Utara."

Reuni Diisi Beragam Kegiatan

Rangkaian acara reuni dimulai dengan registrasi peserta yang kemudian dilanjutkan jalan santai dan senam massal. Para peserta juga disuguhkan penampilan tari Saman dari siswa SMPN 30 Jakarta sebelum memasuki rangkaian seremoni HUT.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan, pemotongan tumpeng, doa bersama, serta pemutaran film dokumenter mengenai sekolah. Pemberian tali kasih kepada guru purna bakti juga menjadi salah satu agenda dalam perayaan tersebut.

Suasana semakin meriah dengan penampilan home band, pembagian doorprize, games antarangkatan, dan sesi foto bersama. Salah satu penampilan yang menarik perhatian adalah kehadiran Obbie Mesakh sebagai bintang tamu yang juga merupakan alumni SMPN 30 Jakarta Utara.

Kepala Sekolah Sambut Kepulangan Ribuan Alumni

Kepala SMPN 30 Jakarta, Umi Artati, menyambut hangat kedatangan ribuan alumni yang kembali ke lingkungan sekolah. Menurutnya, reuni tersebut menjadi peristiwa istimewa karena para alumni dapat kembali ke tempat mereka dahulu belajar, bermain, dan membangun persahabatan.

"Ini adalah peristiwa yang sangat istimewa, karena di tempat ini para alumni yang dulu menimba ilmu, bermain, bersahabat dengan teman-temannya hari ini kembali datang. Dulu datang di sekolah ini tentu dengan wajah-wajah yang polos, penuh ceria, masih remaja, hari ini datang dengan rambut yang sudah mulai memutih, tetapi tentu saja dengan wajah yang menyimpan pengalaman dan perjalanan hidup yang sangat luar biasa."

Umi berharap pertemuan tersebut tidak berhenti pada kegiatan mengenang masa sekolah. Ia ingin alumni turut membagikan pengalaman kepada siswa yang masih belajar dan membangun kolaborasi untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di SMPN 30 Jakarta.

"Hari ini tidak sekadar kita bernostalgia, tetapi menjalin kembali silaturahmi, mengingat kembali jasa Bapak Ibu dulu, berbagi pengalaman, dan tentu memberikan inspirasi kepada anak-anak kami yang masih sedang belajar. Maka dari itu kegiatan reuni menjadi awal kita berkolaborasi dan mendukung kualitas pendidikan di SMPN 30 Jakarta."

Melalui reuni akbar tersebut, Nia berharap hubungan para alumni dengan almamater dapat terus terjaga dan berkembang menjadi kontribusi nyata bagi sekolah. Ia menilai usia 65 tahun bukan sekadar angka, tetapi menjadi momentum bagi keluarga besar SMPN 30 Jakarta Utara untuk menatap perjalanan yang lebih jauh.

"Mari kita jadikan 65 tahun bukan sebagai hanya sebuah angka, tapi sebagai momentum untuk melangkah lebih jauh."