Sering Pegang Gadget Saat BAB? Hati-Hati, Studi Ungkap Risiko Ambeien Naik 46 Persen
JAKARTA, GENVOICE.ID - Membawa ponsel ke toilet saat buang air besar mungkin terasa sepele, bahkan menyenangkan bagi sebagian orang. Namun, kebiasaan ini ternyata bisa membawa dampak kesehatan serius, khususnya meningkatkan risiko terkena ambeien (wasir).
Dilansir dari Antara, sebuah studi terbaru yang dipublikasikan di jurnal PLOS One pada Rabu (3/9),mengungkap bahwa penggunaan ponsel dalam waktu lama saat di toilet berkaitan erat dengan naiknya risiko ambeien.
Penelitian dilakukan oleh tim dari Amerika Serikat dengan melibatkan 125 orang dewasa yang tengah mengikuti program skrining kanker usus besar melalui prosedur kolonoskopi. Selain menjalani pemeriksaan medis, para partisipan diminta mengisi kuesioner mengenai kebiasaan mereka saat buang air besar: mulai dari pola makan, aktivitas fisik, durasi duduk di toilet, hingga seberapa sering mereka mengejan atau mengalami sembelit.
Hasilnya cukup mencengangkan. Dua dari tiga partisipan mengaku rutin membawa ponsel ke toilet, dan mayoritas menggunakannya untuk scrolling media sosial atau membaca berita. Dari kelompok ini, 37 persen menghabiskan waktu lebih dari lima menit di toilet, sementara dari mereka yang tidak membawa ponsel, hanya 7 persen yang duduk selama itu.
Setelah menyesuaikan dengan faktor risiko lain seperti usia, kurang olahraga, dan rendahnya asupan serat, peneliti menemukan bahwa pengguna ponsel di toilet memiliki risiko 46 persen lebih tinggi terkena ambeien dibanding mereka yang tidak membawa ponsel.
Trisha Satya Pasricha, penulis senior studi sekaligus ahli gastroenterologi, menjelaskan bahwa duduk terlalu lama di toilet, apalagi sambil menatap layar, dapat meningkatkan tekanan pasif pada area anus.
"Kalau Anda hanya duduk-duduk di toilet, tekanan ini lama-kelamaan bisa melemahkan jaringan ikat dan menyebabkan pembuluh darah di area tersebut membengkak," jelas Pasricha.
Ia juga menyoroti bahwa meskipun membaca saat di toilet bukan hal baru, daya tarik aplikasi seperti TikTok atau Instagram jauh lebih besar dibanding membaca koran atau buku.
"Seluruh model bisnis aplikasi-aplikasi ini adalah membuat Anda lupa waktu," tambahnya.
Dalam studi lanjutan terhadap mahasiswa, Pasricha menemukan bahwa hampir semua responden mengaku membawa ponsel ke toilet. Temuan ini menimbulkan kekhawatiran bahwa generasi muda bisa mengalami ambeien di usia lebih dini, sesuatu yang jarang terjadi pada generasi sebelumnya.
Ambeien sendiri memengaruhi hingga 25 persen orang dewasa, dan meskipun sebagian besar kasus bisa sembuh dengan pengobatan ringan, lebih dari 20.000 prosedur operasi ambeien dilakukan setiap tahun di Inggris.
Bagi mereka yang merasa tidak bisa ke toilet tanpa ponsel, Pasricha menyarankan untuk membatasi waktu penggunaan, bahkan memberi contoh konkret.
"Buat batasan dua video TikTok saja. Yang tidak boleh Anda lakukan adalah terjebak dalam siklus scrolling dan menonton sampai lupa tujuan awal Anda ke toilet," katanya.