Google Photos Punya Fitur Baru, Foto Bisa Jadi Video Pakai Teknologi AI "Veo 3"

Genvoice.id | 06 Sep 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Google kembali menghadirkan inovasi untuk penggunanya. Kali ini, aplikasi Google Photos mendapat upgrade besar dengan masuknya model video generasi terbaru bernama Veo 3. Fitur ini memungkinkan pengguna di Amerika Serikat mengubah foto statis menjadi klip video singkat langsung dari aplikasi.

Sebenarnya, Google Photos sudah punya fitur Photo to Video sejak beberapa waktu lalu. Namun, teknologi baru dari Veo 3 membuat hasil video jadi lebih tajam dan realistis dibanding versi sebelumnya yang masih ditenagai oleh Veo 2. Langkah ini juga menegaskan ambisi Google untuk membawa teknologi AI terbaru langsung ke produk yang digunakan masyarakat luas. Sebagai catatan, hingga Mei 2025, Google Photos sudah memiliki lebih dari 1,5 miliar pengguna aktif bulanan di seluruh dunia.

Apa yang Bisa Dilakukan Veo 3?

Model Veo 3 pertama kali diperkenalkan pada ajang Google I/O bulan Mei lalu, kemudian masuk ke aplikasi Gemini di bulan Juli. Di sana, fitur ini hanya bisa diakses oleh pelanggan paket berbayar AI Ultra dan AI Pro, dengan batasan tiga video per hari. Video yang dihasilkan pun diberi watermark, baik terlihat maupun tersembunyi, untuk menandakan bahwa konten tersebut hasil buatan AI.

Kini, Veo 3 akhirnya hadir di Google Photos dan bisa dinikmati secara gratis meski dengan jumlah percobaan terbatas. Pengguna berbayar AI Pro dan AI Ultra tetap akan mendapat jatah generasi video lebih banyak. Bedanya, versi di Google Photos menghasilkan video berdurasi empat detik tanpa audio.

Cara Pakainya

Fitur baru ini bisa ditemukan di tab Create dalam aplikasi Google Photos. Dari sini, pengguna bisa memilih foto yang ingin diubah menjadi video lalu menentukan gaya animasinya. Pilihannya masih mirip dengan versi sebelumnya, yaitu membuat gerakan halus atau mencoba keberuntungan dengan tombol I'm Feeling Lucky yang menghasilkan animasi kejutan.

Selain Veo 3, tab Create juga jadi pusat berbagai alat kreatif berbasis AI. Ada fitur remix untuk mengubah gaya foto, membuat kolase, menyusun montage dari galeri, menghasilkan foto sinematik bergaya 3D, hingga membuat GIF lucu dari gambar.

Dengan update ini, Google semakin serius memperluas pemanfaatan AI generatif di produk mainstream. Bagi pengguna, ini berarti kenangan lama bisa dihidupkan kembali dalam bentuk video singkat, cukup dengan sekali klik di smartphone.