Dwyane Wade Balas Klaim Mark Cuban Soal Final NBA 2006: "Itu Tidak Curang!"

Genvoice.id | 06 Sep 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Dwyane Wade akhirnya angkat bicara setelah Mark Cuban kembali mengungkit kontroversi Final NBA 2006. Mantan pemilik Dallas Mavericks itu menegaskan bahwa gelar juara Miami Heat saat itu "dicuri" dari timnya karena keputusan wasit yang dianggap berat sebelah.

Dalam podcast DLLS Mavs bersama jurnalis senior Marc Stein, Cuban menuding wasit Bennett Salvatore dan Jack Nies sebagai sosok kunci yang merugikan Dallas. "Saya akan bawa ke liang lahat keyakinan bahwa Final 2006 dicuri dari kami," ujar Cuban.

Wade: "Kami Tetap Harus Bermain"

Pernyataan itu langsung mendapat respons keras dari Wade. Lewat podcast miliknya, legenda Miami Heat tersebut membela reputasinya sekaligus menepis tudingan Cuban.

"Mark, berhenti bilang begitu. Kami mengalahkan kalian. Memang saya dapat beberapa peluit? Semua pemain dapat. Saya bisa tunjukkan Final 2011, saat Dirk (Nowitzki) cetak 48 poin dengan 24 free throw. Apakah itu berarti wasit ingin Dallas menang? Saya tidak tahu. Tapi yang jelas, pertandingan itu tidak diatur. Kami tetap harus bermain," tegas Wade.

Wade menegaskan bahwa gaya main agresifnya yang sering menembus pertahanan lawan membuatnya wajar sering mendapatkan foul call. "Apakah saya dapat beberapa keuntungan? Ya. Tapi apakah saya satu-satunya yang terus-terusan menyerang ring? Mungkin memang begitu. Kalau saya main seperti itu, tentu saya akan dapat beberapa peluit juga. Jangan kotori kerja keras yang saya lakukan sebagai pemain muda yang mencoba menorehkan sejarah," lanjutnya.

Latar Belakang Kontroversi

Final NBA 2006 memang selalu menjadi bahan perdebatan. Miami Heat yang saat itu diperkuat Wade, Shaquille O'Neal, dan Jason Williams berhasil mengalahkan Dallas Mavericks 4-2. Kritik terbesar tertuju pada Game 5 dan Game 6, ketika Wade menembakkan 25 dan 21 free throw. Banyak yang menilai angka itu terlalu besar untuk laga Final.

Cuban sendiri sebenarnya tak pernah secara eksplisit menyebut seri itu "diatur," namun ia menekankan bahwa "semua keputusan 50-50" selalu jatuh ke pihak Miami.

Pertemuan Ulang di 2011

Kontroversi 2006 seakan menemukan klimaks saat kedua tim kembali bertemu di Final NBA 2011. Kali ini, Dirk Nowitzki dan Mavericks sukses membalas dendam dengan mengalahkan trio Wade, LeBron James, dan Chris Bosh. Gelar tersebut menjadi satu-satunya cincin juara dalam sejarah Mavericks, sekaligus mempermanis legacy Nowitzki.

Meski sudah hampir dua dekade berlalu, perdebatan soal Final 2006 tampaknya tidak akan pernah benar-benar reda. Cuban tetap yakin gelar itu dirampas, sementara Wade berdiri tegak mempertahankan reputasi dan kerja kerasnya sebagai salah satu bintang terbesar dalam sejarah NBA.