Luka Modric Perpanjang Kontrak di AC Milan, Ternyata Ini Alasan Sebenarnya

Genvoice.id | 06 Aug 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Luka Modric belum ingin mengakhiri kariernya di level tertinggi, Gen. Di usia 40 tahun, gelandang asal Kroasia itu resmi memperpanjang masa baktinya bersama AC Milan selama satu musim lagi.

Keputusan tersebut ternyata tidak diambil secara instan. Modric mengaku sengaja menunda penandatanganan kontrak karena ingin memastikan kondisi fisik dan motivasinya masih cukup kuat untuk bersaing di kompetisi elite.

Setelah merasa tubuhnya masih mampu tampil maksimal, mantan pemain Real Madrid itu akhirnya mantap menerima tawaran Rossoneri. Kini, ia bertekad membantu AC Milan bangkit usai gagal mengamankan tiket Liga Champions pada musim 2025/2026.

Modric Ingin Bermain Selama Masih Mampu

Modric mengungkapkan bahwa sejak awal ia memang memiliki keinginan untuk bertahan semusim lagi di San Siro. Namun, ia merasa perlu mendengarkan kondisi tubuhnya sebelum mengambil keputusan.

"Saya selalu tahu bahwa saya ingin melanjutkan satu tahun lagi. Saya sebenarnya bisa menandatangani kontrak sejak Desember, tetapi saya perlu mendengarkan kondisi tubuh saya," ujar Modric kepada La Gazzetta dello Sport.

Ia menjelaskan bahwa kondisi fisik bukan satu-satunya pertimbangan. Semangat untuk terus bermain juga menjadi faktor penting sebelum memutuskan bertahan.

"Saya harus memahami bagaimana perasaan saya dan apakah saya masih memiliki gairah yang sama untuk terus bermain. Pada akhirnya, jawabannya sesuai harapan saya, saya masih merasa baik, masih memiliki gairah, dan ketika manajemen juga masih menginginkan saya bertahan, saya tidak lagi memiliki keraguan."

Cedera Jadi Penyesalan Terbesar

Musim lalu, AC Milan sempat bersaing dalam perebutan gelar Serie A. Namun, performa tim menurun pada akhir musim hingga akhirnya hanya finis di posisi kelima.

Modric mengaku sangat menyesali situasi tersebut karena dirinya tidak bisa membantu tim pada momen-momen krusial akibat mengalami patah tulang pipi.

"Saya sangat senang bisa kembali. Sayangnya kami tidak menutup musim dengan baik dan gagal mencapai target minimum, yaitu lolos ke Liga Champions, hal itu sangat membuat frustrasi."

Ia juga mengaku kecewa harus absen ketika tim sangat membutuhkan pemain berpengalaman di lapangan.

"Saya kecewa karena tidak bisa membantu tim dalam pertandingan-pertandingan paling penting di akhir musim akibat cedera. Oleh karena itu, saya ingin kembali dan berharap bisa menjalani musim yang lebih baik serta meraih kemenangan bersama Milan."

Sebut Milan Sempat Kehilangan Fokus

Menurut Modric, salah satu penyebab menurunnya performa AC Milan adalah hilangnya fokus ketika peluang meraih gelar Serie A mulai mengecil.

Saat itu, para pemain merasa posisi empat besar sudah cukup aman sehingga intensitas permainan ikut menurun.

"Sampai pertandingan melawan Lazio kami masih bersaing memperebutkan gelar. Setelah itu kami menyadari bahwa juara akan sulit diraih dan mungkin sedikit mengendur karena merasa sudah berada di Liga Champions. Kami melakukan kesalahan."

Kesalahan tersebut akhirnya harus dibayar mahal karena Milan justru gagal mengamankan satu tempat di Liga Champions musim berikutnya.

Masih Lapar Gelar Bersama Rossoneri

Modric menegaskan keputusannya bertahan bukan sekadar untuk menunda pensiun. Ia masih memiliki ambisi besar untuk meraih prestasi bersama AC Milan.

Dukungan yang diberikan klub dan para suporter juga menjadi alasan penting mengapa dirinya memilih tetap mengenakan seragam Rossoneri.

"Saya berada di sini karena menjalani musim yang menyenangkan. Klub dan para penggemar memberikan begitu banyak kasih sayang, itulah alasan utama saya bertahan."

Ia pun memastikan semangatnya belum berubah meski usianya sudah menginjak kepala empat.

"Saya masih memiliki gairah dan keinginan yang sama seperti sebelumnya. Saya ingin terus bermain sepak bola, menikmati setiap momen, dan berharap bisa memberikan kontribusi yang lebih besar agar Milan menutup musim ini dengan hasil yang jauh lebih baik."