Startup Teknologi Uzbekistan Uzum Raih Pendanaan Fantastis, Gaet Tencent dan Investor Global
JAKARTA, GENVOICE.ID - Di tengah ketegangan geopolitik antara Timur dan Barat, Uzbekistan muncul sebagai titik temu langka, dan startup teknologi lokalnya, Uzum, menjadi buktinya. Perusahaan rintisan asal Tashkent ini baru saja mengamankan pendanaan sebesar 65,5 juta dolar AS dalam putaran pendanaan terbaru yang dipimpin oleh raksasa teknologi asal Tiongkok, Tencent, dan firma investasi lintas Atlantik, VR Capital, dengan partisipasi dari FinSight Ventures yang berbasis di Amerika Serikat.
Putaran pendanaan ini membawa valuasi pasca-pendanaan Uzum ke angka 1,5 miliar dolar AS, naik hampir 30% dari valuasi sebelumnya sebesar 1,16 miliar dolar AS saat pertama kali menyandang status unicorn pada Maret tahun lalu.
Didirikan pada 2022, Uzum memulai perjalanannya melalui platform e-commerce Uzum Market sebelum berkembang ke layanan fintech dan ekspansi logistik dengan peluncuran layanan pengiriman makanan ekspres, Uzum Tezkor. Kini, hanya dalam kurun waktu tiga tahun, startup ini telah menjelma menjadi salah satu ekosistem digital terbesar di Asia Tengah.
Perusahaan ini mencatat lebih dari 17 juta pengguna aktif bulanan, atau hampir separuh dari populasi dewasa di Uzbekistan, serta lebih dari 16.000 merchant terdaftar. Pada semester pertama 2025 saja, Uzum berhasil membukukan nilai transaksi kotor (GMV) sebesar 250 juta dolar AS, naik 1,5 kali dibandingkan tahun sebelumnya.
Melalui lini Uzum Bank, startup ini telah menerbitkan lebih dari 2 juta kartu debit co-branded dengan Visa, lengkap dengan limit kredit yang telah disetujui sebelumnya. Angka ini diperkirakan akan menembus 5 juta kartu hingga akhir tahun ini. Bisnis pinjaman tanpa agunan Uzum juga mencatatkan volume pembiayaan sebesar 200 juta dolar AS pada kuartal pertama tahun ini, tumbuh 3,4 kali lipat dari tahun lalu.
Sepanjang 2024, Uzum melaporkan pendapatan bersih sebesar 150 juta dolar AS, meningkat 50% secara tahunan.
Kesuksesan cepat Uzum tak lepas dari pendekatannya membangun infrastruktur digital dan fisik dari nol. Dengan kapasitas logistik mencapai lebih dari 112.000 meter persegi (1,1 juta kaki persegi), perusahaan mampu memproses lebih dari 200.000 pesanan per hari. Selain itu, Uzum telah membangun lebih dari 1.500 titik pengambilan (pickup points) di 450 kota, desa, dan permukiman di seluruh Uzbekistan, yang juga difungsikan untuk distribusi kartu bank miliknya.
"Bertaruh pada keahlian lokal dan infrastruktur di pasar-pasar frontier memberi Anda keunggulan dalam mengeksekusi dan menumbuhkan bisnis secara cepat," ujar Djasur Djumaev, pendiri sekaligus CEO Uzum, dalam wawancara eksklusif dengan TechCrunch.
Masuknya Tencent ke daftar investor Uzum menjadi sorotan utama. Menurut Nikolay Seleznev, Chief Strategy & Business Development Officer Uzum, performa dan pertumbuhan bisnis yang solid menjadi faktor penentu yang membuat Tencent akhirnya bergabung setelah beberapa kuartal diskusi.
Langkah berikutnya? Uzum tengah bersiap meluncurkan produk tabungan pada September, serta fasilitas kredit jangka panjang untuk pelanggan ritel. Perusahaan juga berencana mengembangkan sistem pembayaran berbasis QR untuk merchant, memperluas program kartu debit Visa, dan membangun berbagai solusi untuk mendukung UKM di Uzbekistan.
Selain itu, mereka akan membuka marketplace untuk penjual internasional, dimulai dari Tiongkok dan Turki pada bulan September. Seleznev menyebut, pihaknya memperkirakan 10-15% aktivitas lintas batas (cross-border) akan berasal dari dua negara tersebut.
Dengan lebih dari 12.000 karyawan, termasuk tim teknologi dan staf operasional di lapangan, Uzum saat ini telah mengumpulkan total 137 juta dolar AS dalam bentuk ekuitas. Perusahaan berencana untuk melakukan pendanaan Seri B sebesar 250-300 juta dolar AS pada paruh pertama 2026 - dan secara terbuka menyatakan ambisi untuk go public dalam jangka menengah.
Meskipun masih muda, dengan usia belum genap tiga tahun, Uzum telah membuktikan diri sebagai kekuatan baru dari kawasan Asia Tengah, dan menjadi contoh bahwa kombinasi pemahaman lokal yang dalam, eksekusi yang disiplin, dan dukungan investor global bisa menciptakan kesuksesan luar biasa di pasar-pasar yang sering kali terlewatkan oleh pemain global.