Real Madrid Lolos Dramatis 3-2, Siap Hadapi PSG di Semi Final
JAKARTA, GENVOICE.ID - Real Madrid sukses mengamankan tiket ke semifinal Piala Dunia Antarklub setelah menumbangkan Borussia Dortmund dengan skor tipis 3-2 dalam laga yang memanas di menit-menit akhir. Kemenangan ini membuka jalan bagi Kylian Mbappé untuk menghadapi klub lamanya, Paris Saint-Germain, dalam laga panas yang akan digelar pertengahan pekan ini.
Skuad asuhan Xabi Alonso tampil meyakinkan sepanjang laga. Gol cepat Gonzalo García di menit ke-10 membuka keunggulan Madrid, disusul oleh sepakan keras Fran García sepuluh menit kemudian yang menggandakan skor. Dengan penguasaan bola yang dominan dan lini belakang yang disiplin, Los Blancos terlihat nyaman memimpin.
Namun ketegangan meningkat di masa injury time. Dortmund berhasil mencetak dua gol balasan lewat Maximilian Beier (90+2) dan Serhou Guirassy (90+8), membuat Madrid nyaris kehilangan kendali. Di tengah kekacauan tersebut, Mbappé muncul sebagai penyelamat. Ia mencetak gol ketiga Madrid lewat tendangan salto akrobatik yang memukau ribuan penonton di Stadion MetLife.
Sayangnya, kemenangan Madrid sedikit tercoreng akibat kartu merah yang diterima bek muda Dean Huijsen usai melanggar Guirassy, yang membuatnya harus absen di semifinal nanti.
Kemenangan ini sekaligus menegaskan kualitas para pemain muda Real Madrid. Dua dari tiga gol dicetak oleh lulusan akademi klub, dan Arda Güler kembali menunjukkan kelasnya dengan menyumbang satu assist dan mengatur alur permainan dari lini tengah. Duet Huijsen dan Antonio Rüdiger di pertahanan juga tampil solid hingga menit-menit akhir laga.
Bagi Alonso, turnamen ini menjadi ujian sekaligus kesempatan untuk mempercepat adaptasi dengan tim barunya usai menggantikan Carlo Ancelotti. Ia menyebut turnamen ini sebagai "momentum awal" untuk menanamkan identitas permainan dan meraih gelar pertama bersama Madrid.
Mbappé, yang sebelumnya absen karena gangguan kesehatan, tampaknya mulai kembali ke performa terbaiknya. Gol salto spektakuler yang ia cetak tak hanya menjadi penentu kemenangan, tapi juga sinyal bahwa dirinya siap menjadi andalan utama di fase berikutnya.
Laga semifinal melawan PSG pun dipastikan menjadi sorotan utama, bukan hanya karena kualitas lawan, tetapi juga karena reuni Mbappé dengan mantan klub yang membesarkan namanya.