Hebat! Kolaborasi dari Ribuan Pesilat ini Pecahkan Rekor MURI!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Ribuan warga tumpah ruah di kawasan Bundaran Hotel Indonesia pada Minggu (6/7) pagi saat kirab budaya "Jakarta Dalam Warna" digelar dalam rangka Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD). Dilansir dari Antara, dalam momen spektakuler ini, penampilan gabungan dari lebih dari 2.000 penari dan 5.000 pesilat berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk kategori Kolaborasi Terbanyak.
Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Direktur Marketing MURI, Awan Raharjo, kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo dan Wakil Gubernur Rano Karno di lokasi acara.
Kirab budaya ini menampilkan berbagai kesenian tradisional khas Jakarta seperti tarian Betawi, musik daerah, dan atraksi pencak silat, yang menjadi daya tarik utama pagi itu. Antusiasme masyarakat pun luar biasa. Ribuan orang memadati area CFD untuk menyaksikan pertunjukan kolosal tersebut, yang berlangsung meriah dan penuh semangat.
Tarian khas Betawi dibawakan secara serentak oleh lebih dari 2.000 penari dari berbagai sanggar tari di seluruh Jakarta. Di sisi lain, lebih dari 5.000 pesilat dari berbagai padepokan memukau penonton dengan atraksi mencengangkan seperti mematahkan bata dan besi dengan tangan kosong, menunjukkan kebolehan sekaligus filosofi pencak silat sebagai seni bela diri dan budaya luhur.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyampaikan bahwa kolaborasi ini adalah bentuk penghormatan terhadap budaya Betawi. Menurutnya, pencak silat dan tari bukan hanya bagian dari hiburan, melainkan representasi kekuatan identitas Jakarta.
"Kita kolaborasikan silat dengan tari, karena ini kekuatan Jakarta. Silat bukan hanya ilmu bela diri, tapi ini merupakan penghargaan kepada budaya Betawi," ujar Rano Karno.
Kegiatan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan kebanggaan warga Jakarta terhadap kekayaan budayanya. Dengan pencapaian rekor MURI, kirab budaya "Jakarta Dalam Warna" sekaligus mencetak sejarah baru bagi dunia kesenian dan budaya ibu kota.