Terrence Howard Ungkap Alasan Kehilangan Peran Rhodey di "Iron Man 2"

Genvoice.id | 06 Mar 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Aktor Terrence Howard mengungkap cerita di balik kepergiannya dari waralaba film Marvel setelah tampil dalam film pertama "Iron Man". Ia menyebut perselisihan dengan seorang produser menjadi salah satu faktor yang membuatnya tidak lagi memerankan karakter James "Rhodey" Rhodes di sekuel film tersebut.

Pengakuan itu disampaikan Howard saat menjadi tamu dalam siniar PBD yang diunggah di YouTube. Dalam perbincangan tersebut, ia mengenang pengalaman masa lalu yang melibatkan produser film Joel Silver.

Howard menjelaskan bahwa keduanya pernah bekerja sama dalam film "The Brave One" yang juga dibintangi Jodie Foster. Ketika film tersebut dipromosikan di Venice Film Festival pada 2007, Howard merasa tidak puas dengan cara namanya ditempatkan dalam materi promosi.

Menurutnya, namanya tidak dicantumkan sejajar dengan Foster. Silver saat itu menjelaskan bahwa Howard hanya berperan sebagai aktor pendukung sehingga posisinya tidak berada di bagian atas judul film.

Meski memahami alasan tersebut, Howard mengakui bahwa dirinya bereaksi cukup keras terhadap penjelasan sang produser. Ia bahkan sempat mengeluarkan ancaman jika Silver kembali berbicara dengan cara yang sama kepadanya.

Beberapa waktu setelah insiden itu, Howard baru menyadari bahwa salah satu rekan produser Silver dalam proyek lain adalah Susan Downey, yang juga merupakan istri dari aktor Robert Downey Jr.. Keduanya terlibat dalam produksi film "Iron Man".

Sekitar delapan bulan setelah kejadian tersebut, Howard mengaku kehilangan kesempatan untuk kembali tampil sebagai Rhodey dalam film "Iron Man 2". Peran tersebut kemudian diambil alih oleh Don Cheadle, yang sejak saat itu dikenal sebagai pemeran karakter War Machine dalam Marvel Cinematic Universe.

Howard juga mengenang nasihat yang pernah diberikan oleh aktor senior Denzel Washington kepadanya. Washington mengingatkan bahwa sikap keras kepala dapat membuat seseorang kehilangan peluang besar dalam karier.

Dalam cerita Howard, Washington menyampaikan bahwa ia melihat tangan Howard selalu mengepal seperti sedang siap bertarung. Menurut Washington, para produser sebenarnya ingin "memberikan uang" atau peluang kerja, tetapi sikap defensif itu membuat kesempatan tersebut justru terlepas.

Kisah ini menjadi salah satu cerita di balik layar dari perjalanan panjang waralaba "Iron Man", yang menjadi fondasi awal bagi perkembangan Marvel Cinematic Universe sejak film pertamanya dirilis pada 2008.