Cerita Yerin Ha Saat Neneknya Menonton Adegan Intimnya di Serial "Bridgerton"
JAKARTA, GENVOICE.ID - Aktris Korea-Australia Yerin Ha membagikan pengalaman pribadi saat keluarganya menonton penampilannya dalam serial populer Netflix "Bridgerton". Ia mengungkapkan bahwa sang nenek sempat merasa malu ketika melihat beberapa adegan dewasa yang ia lakoni dalam musim terbaru serial tersebut.
Dalam wawancara yang dikutip dari media Korea Selatan Korea JoongAng Daily, Yerin bercerita bahwa neneknya adalah aktris veteran Son Sook. Sosok tersebut dikenal luas di industri hiburan Korea dan pernah tampil dalam sejumlah drama terkenal, termasuk "The Glory".
Menurut Yerin, neneknya menonton serial itu secara langsung dan memberikan reaksi jujur terhadap adegan intim yang menampilkan dirinya bersama lawan mainnya, Luke Thompson.
"Pagi ini dia bilang sempat melihat adegan intim dan merasa sedikit malu. Saya pikir dia akan melewatkannya, tapi ternyata dia tetap menonton semuanya," ujar Yerin.
Meski merasa canggung dengan adegan tersebut, Son Sook tetap menyampaikan dukungan penuh kepada cucunya. Yerin mengatakan sang nenek merasa bangga dan menunjukkan kasih sayang setelah menonton penampilannya. Hal itu membuatnya merasa hangat dan semakin termotivasi.
Bagi Yerin, sang nenek memang memiliki peran penting dalam perjalanan kariernya. Son Sook menjadi salah satu figur yang menginspirasi dirinya untuk terjun ke dunia seni peran sejak awal.
Dalam musim keempat serial "Bridgerton", Yerin Ha memerankan karakter Sophie Baek. Tokoh ini digambarkan sebagai seorang pembantu rumah tangga yang terlibat kisah cinta dengan Benedict Bridgerton, karakter yang diperankan oleh Luke Thompson.
Kisah mereka menjadi fokus utama cerita musim terbaru, yang mengangkat tema perbedaan kelas sosial sebagai hambatan dalam hubungan keduanya.
Yerin juga berbagi pandangannya tentang karakter di keluarga Bridgerton. Ia mengaku tetap memilih Benedict sebagai sosok yang ingin diajak berdansa karena merasa keduanya memiliki kesamaan dalam sisi artistik dan selera humor.
Namun, ia juga mengaku tertarik dengan karakter Anthony Bridgerton yang diperankan oleh Jonathan Bailey. Menurutnya, Anthony memiliki sisi tanggung jawab yang kuat terhadap keluarganya.
Selain membahas perannya, Yerin turut menyinggung tekanan yang sering dihadapi perempuan dalam industri hiburan, terutama terkait penilaian terhadap tubuh.
Ia mengungkapkan bahwa adegan dewasa dalam proyek akting sering kali menghadirkan tekanan tersendiri. Sebagian rasa cemas itu muncul karena pengawasan media terhadap tubuh perempuan, sementara sebagian lainnya dipengaruhi oleh pengalaman masa kecilnya di Korea Selatan yang memiliki standar kecantikan yang cukup tinggi.
"Awalnya saya sangat takut melakukan adegan telanjang. Selain karena sorotan publik, hal itu juga dipengaruhi oleh cara saya memandang tubuh sendiri sejak tumbuh besar di Korea," kata Yerin.
Menurutnya, pengalaman tersebut membentuk cara pandangnya terhadap tubuh dan kepercayaan diri ketika bekerja di industri hiburan internasional.