Rodrygo Kena Sanksi UEFA, Real Madrid Makin Terpuruk Jelang Playoff Liga Champions Lawan Benfica

Genvoice.id | 06 Feb 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar buruk kembali menghantam kubu raksasa Spanyol, Real Madrid, di tengah perjuangan mereka untuk tetap bertahan di kompetisi kasta tertinggi Eropa. Penyerang andalan mereka, Rodrygo, dipastikan harus menepi dan hanya bisa menonton dari tribun dalam dua pertandingan krusial babak playoff Liga Champions mendatang. Kepastian ini muncul setelah UEFA menjatuhkan hukuman larangan bermain sebanyak dua laga bagi pemain asal Brasil tersebut.

Situasi ini tentu bikin pusing tujuh keliling sang pelatih, apalagi Los Blancos bakal menghadapi lawan yang cukup alot, yaitu Benfica. Ketiadaan Rodrygo di lini depan menjadi lubang besar yang sangat merugikan, mengingat perannya yang sangat vital dalam membongkar pertahanan lawan melalui kecepatan dan insting golnya yang tajam. Kondisi tim juga makin kritis karena Madrid sebelumnya sudah kehilangan pilar penting seperti Jude Bellingham dan Eder Militao yang masih harus menepi karena cedera panjang, nih Gen.

Drama hukuman ini bermula saat pertandingan sengit antara Real Madrid melawan Benfica di Lisbon beberapa waktu lalu. Dalam laga yang berakhir dengan kekalahan 4-2 untuk keunggulan tim asal Portugal tersebut, Rodrygo dipaksa keluar lapangan lebih cepat karena menerima kartu merah.

Kekalahan itu jugalah yang akhirnya menyeret Los Blancos gagal lolos otomatis ke babak 16 besar dan harus berjuang melalui jalur playoff demi menentukan nasib mereka di fase gugur. Emosi yang meluap-luap di menit-menit akhir pertandingan ternyata berujung fatal bagi pemain berusia 25 tahun itu, yang kini harus membayar mahal tindakannya di lapangan hijau, nih Gen.

Alasan UEFA Berikan Hukuman Tambahan yang Berat

Banyak yang bertanya-tanya mengapa hukuman Rodrygo bisa sampai dua pertandingan. Secara aturan umum, kartu merah yang didapat dari akumulasi dua kartu kuning biasanya hanya mengakibatkan larangan bertanding satu kali saja. Namun, UEFA punya pertimbangan lain yang bikin sanksi ini jadi lebih berat. Kartu merah yang diterima Rodrygo terjadi karena ia melayangkan protes keras terhadap taktik Benfica yang dianggap sengaja mengulur-ulur waktu di akhir laga.

Pihak UEFA menambahkan satu laga ekstra karena sang penyerang diduga kuat melontarkan kata-kata yang mengandung unsur penghinaan terhadap wasit yang memimpin pertandingan. Akibat tindakan kurang terpuji tersebut, Rodrygo dipastikan bakal absen di kedua leg babak playoff melawan Benfica. Hal ini memaksa tim kepelatihan Real Madrid untuk segera memutar otak dan meracik strategi cadangan agar daya gedor tim tidak tumpul tanpa kehadiran sang winger lincah tersebut.

Penyesalan Mendalam dan Permintaan Maaf Rodrygo

Sadar bahwa tindakannya sangat merugikan tim dan mengecewakan para suporter setianya, Rodrygo langsung mengunggah pernyataan resmi melalui akun media sosial pribadinya. Ia mengaku sangat menyesal karena membiarkan emosinya meledak saat melihat lawan melakukan strategi buang-buang waktu yang menurutnya sangat mengganggu jalannya pertandingan.

"Kemarin saya terbawa suasana saat memprotes buang-buang waktu," tulis Rodrygo dalam unggahannya. Ia juga menegaskan bahwa insiden tersebut bukanlah gaya permainannya yang sebenarnya, apalagi selama membela Madrid ia dikenal sebagai pemain yang cukup tertib. "Itu bukan cara saya biasanya bertindak. Saya belum pernah diusir saat bermain untuk Real Madrid dan saya sadar akan konsekuensinya," tambahnya lagi.

Selain itu, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh elemen klub, mulai dari rekan setim hingga para penggemar di seluruh dunia. "Saya minta maaf kepada para penggemar, klub, rekan setim, dan pelatih. Kami akan terus bersatu dan berjuang untuk lambang ini serta untuk Liga Champions," pungkasnya menutup pernyataan tersebut.

Gimana, Gen? Kalian yakin nggak kalau Real Madrid bisa tetap lolos ke babak 16 besar tanpa bantuan Rodrygo di dua laga playoff nanti?