Simona Halep, Pemain Tenis Nomor Satu di Dunia Resmi Gantung Raket
JAKARTA, GENVOICE.ID - Mantan petenis nomor satu dunia dan juara Grand Slam dua kali, Simona Halep, resmi mengumumkan pensiun dari tenis. Keputusan ini disampaikannya di Transylvania Open, Cluj, Rumania, pada Selasa (6/2), setelah kalah di babak pertama dari Lucia Bronzetti dengan skor 1-6, 1-6.
"Sulit untuk kembali ke level tertinggi, dan aku tahu betapa beratnya perjuangan ke sana," ujar Halep di hadapan para penggemarnya. "Itulah kenapa aku ingin berada di sini, di Cluj, bermain di depan kalian, dan mengucapkan selamat tinggal di lapangan, meskipun penampilanku hari ini kurang baik."
Halep sempat mengalami masa sulit sejak kembali ke lapangan tahun lalu, usai menjalani hukuman larangan bertanding karena kasus doping. Pada September 2023, ia dijatuhi sanksi empat tahun setelah dinyatakan positif menggunakan Roxadustat di US Open 2022. Namun, ia terus membela diri bahwa pelanggaran tersebut tidak disengaja.
Maret 2024, Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) akhirnya mengurangi hukumannya menjadi sembilan bulan, memungkinkan Halep kembali berkompetisi. Tuduhan lain terkait paspor biologisnya juga dibatalkan oleh CAS.
Meski perjalanan terakhirnya di dunia tenis penuh tantangan, Halep meninggalkan jejak gemilang. Ia menghabiskan total 64 minggu sebagai petenis nomor satu dunia dan mengoleksi 24 gelar WTA. Dua gelar Grand Slam yang diraihnya adalah di French Open 2018 dan Wimbledon 2019.
Salah satu momen terbaiknya terjadi di final Wimbledon, ketika ia mengalahkan Serena Williams dalam waktu kurang dari satu jam dengan hanya tiga unforced error-sebuah performa yang disebutnya sebagai yang terbaik dalam kariernya.
Setelah semua yang ia lalui, Halep kini mantap mengakhiri kariernya.
"Untuk bisa kompetitif lagi, butuh usaha lebih besar. Saat ini, aku tahu itu sudah tidak mungkin. Tapi aku tidak mau menangis. Ini adalah sesuatu yang indah. Aku pernah jadi nomor satu dunia, aku juara Grand Slam. Itu sudah lebih dari cukup," ujarnya.