Real Madrid Tumbang dari Betis, Jose Mourinho Soroti Sikap Naif Pemainnya
JAKARTA, GENVOICE.ID - Real Madrid menelan kekalahan perdana di Liga Spanyol 2026-2027 setelah secara dramatis takluk 0-1 dari Real Betis pada pekan keempat. Pelatih Los Blancos, Jose Mourinho, menilai para pemainnya terlalu naif dalam menghadapi pertandingan yang berlangsung di Stadion La Cartuja, Andalusia, Sabtu (5/9/2026) dini hari WIB.
Real Madrid sebenarnya tampil cukup dominan sepanjang pertandingan. Mereka menciptakan enam peluang emas dan melepaskan 15 tembakan ke arah pertahanan Betis. Namun, efektivitas menjadi persoalan bagi skuad asuhan Mourinho.
Betis justru mampu memanfaatkan salah satu peluang penting mereka pada menit ke-81. Troy Parrott menjadi penentu kemenangan tuan rumah setelah mencetak gol melalui sontekan yang membawa Betis unggul 1-0.
Real Madrid kemudian berusaha mengejar ketertinggalan pada menit-menit akhir pertandingan. Carlos Espi sempat mencetak gol lewat aksi salto pada menit ke-89, tetapi gol tersebut dianulir setelah wasit melakukan pemeriksaan VAR.
Drama belum berakhir. Los Blancos kemudian memperoleh hadiah penalti pada penghujung laga dan memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan. Namun, eksekusi Kylian Mbappe berhasil dibaca oleh kiper Betis sehingga peluang tersebut kembali terbuang.
Hasil itu membuat Real Madrid harus meninggalkan markas Betis tanpa membawa poin. Mourinho pun tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya, terutama terhadap cara para pemainnya menghadapi sejumlah insiden di lapangan.
Pelatih asal Portugal tersebut menilai pemain Real Madrid terlalu naif ketika mendapatkan pelanggaran. Menurut Mourinho, anak asuhnya tidak memberikan respons yang cukup terhadap pelanggaran lawan, berbeda dengan pemain Betis yang dianggap lebih pintar dalam memanfaatkan situasi.
"Para pemain kami naif. Pemain Real Betis bermain lebih cerdik daripada pemain kami malam ini," ujar Mourinho selepas pertandingan.
Mourinho menyoroti salah satu pelanggaran keras terhadap Federico Valverde pada awal pertandingan. Ia menilai insiden tersebut seharusnya berujung kartu kuning untuk pemain Betis.
Menurut Mourinho, pemain Real Madrid terlalu cepat bangkit setelah dilanggar sehingga lawan tidak mendapatkan hukuman kartu. Sebaliknya, ia menilai pemain Betis kerap memberikan reaksi berlebihan ketika mengalami pelanggaran.
"Mereka melanggar banyak pemain kami, tetapi pemain kami sangat naif. Mereka langsung bangkit dan tidak membuat lawan terkena hukuman kartu," kata Mourinho.
"Sementara itu, para pemain Betis melebih-lebihkan setiap pelanggaran sedemikian rupa hingga Anda akan mengira mereka membutuhkan ambulans," lanjutnya.
Mourinho juga mengaku sulit memahami bagaimana Real Madrid bisa kalah dalam pertandingan tersebut. Ia menilai timnya telah tampil baik dan memiliki sejumlah peluang untuk mencetak gol, tetapi pada akhirnya Betis mampu mengamankan kemenangan.
"Saya tidak tahu mengapa kami kalah malam ini. Kami bermain sangat baik, sangat baik. Selamat kepada Betis, mereka memenangkan lotere," ujar Mourinho.
Kekalahan tersebut menjadi noda pertama Mourinho sejak kembali menangani Real Madrid di Liga Spanyol. Sebelumnya, Los Blancos berhasil meraih tiga kemenangan beruntun dalam tiga pertandingan awal musim 2026-2027.
Tambahan tiga poin dari pertandingan ini juga membuat Real Madrid gagal mengambil alih posisi puncak klasemen sementara dari Barcelona.
Mourinho dan skuadnya kini harus segera mengalihkan perhatian ke kompetisi Eropa. Real Madrid akan menghadapi Inter Milan pada matchday pertama Liga Champions 2026-2027, Rabu (9/9/2026) WIB.