Resmi! GP Monako Tetap di Kalender F1 Hingga 2035, Ini Kata Stefano Domenicali dan Pangeran Albert

Genvoice.id | 05 Sep 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Sirkuit jalan raya paling ikonik di dunia, GP Monako, dipastikan tetap menjadi bagian dari kalender Formula 1 hingga 2035 setelah Automobile Club of Monaco (ACM) resmi memperpanjang kontraknya dengan Formula 1 selama sepuluh tahun ke depan.

Kabar gembira ini diumumkan secara resmi oleh Formula 1 pada Jumat (5/9/2025), menegaskan bahwa Monte Carlo akan terus menjadi tuan rumah balapan penuh sejarah di jantung kota Monako.

GP Monako telah menjadi bagian dari kalender Formula 1 sejak musim pertama di tahun 1950. Perpanjangan kontrak ini semakin memperkuat status Monako sebagai salah satu balapan paling bergengsi dan prestisius dalam sejarah olahraga balap mobil.

"Jalan-jalan Monaco telah bergema dengan suara Formula 1 sejak awal olahraga ini. Jadi saya dengan senang hati mengumumkan perpanjangan acara fantastis ini sampai 2035," ujar Presiden dan CEO Formula 1, Stefano Domenicali, dalam pernyataan resminya.

Ia menambahkan, "Ini adalah balapan ikon yang dicintai oleh semua pembalap dan penggemar, dengan vibe yang unik berkat lokasinya di Principality paling glamor di dunia."

Tak hanya dari pihak Formula 1, Pangeran Monako Albert II juga menyambut antusias pembaruan kontrak GP Monako ini. Ia menilai keberlangsungan balapan ini sebagai bentuk keberhasilan kolaboratif antara Monako dan Formula 1.

"Saya hanya bisa menyambut komitmen baru ini, yang merupakan bukti kesuksesan kolektif kami, keunggulan kolaborasi kami dengan Formula 1, dan tempat unik yang ditempati Monaco di lanskap olahraga motor internasional," ujar Pangeran Albert II.

GP Monako dikenal sebagai salah satu ajang paling glamor dalam kalender F1, dengan latar belakang pelabuhan mewah, yacht megah, dan jalanan sempit yang menantang. Balapan ini bukan hanya adu kecepatan, tapi juga simbol status dan kemewahan di dunia balap.

Di musim 2025 ini, GP Monako dimenangkan oleh pembalap McLaren, Lando Norris, sementara Charles Leclerc, pembalap Ferrari yang juga asli Monako, sempat mencetak sejarah dengan kemenangan emosionalnya di musim 2024.