Ford Performance Resmi Ganti Nama Jadi Ford Racing, Apa Bedanya?

Genvoice.id | 05 Sep 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar mengejutkan datang dari dunia otomotif: Ford Performance resmi berhenti eksis. Tapi tenang, ini bukan berarti divisi performa Ford benar-benar bubar. Pabrikan asal Amerika itu memilih melakukan rebranding besar-besaran dengan nama baru: Ford Racing.

Meski berubah nama, orang-orang di baliknya tetap sama. Mark Rushbrook masih menjabat sebagai Global Director, sementara cicit buyut Henry Ford, William Clay "Will" Ford III, tetap menjabat General Manager. Jadi, tak ada restrukturisasi besar atau perubahan arah bisnis. Namun, pergantian nama ini jelas memberi sinyal baru: Ford ingin lebih menegaskan DNA balap yang melekat sejak era Mustang hingga F-150 Raptor.

Fokus ke Formula 1 2026

Langkah ini juga datang di momen penting menjelang kembalinya Ford ke Formula 1 pada 2026. Bersama Red Bull Powertrains, Ford Racing akan menjadi pemasok baterai dan elektronik, sekaligus mitra teknis untuk mengembangkan mesin hybrid generasi terbaru. Artinya, nama Ford Racing akan kembali wara-wiri di ajang balap paling bergengsi di dunia.

Dari Dakar ke Nürburgring

Selain F1, Ford Racing juga tengah sibuk dengan proyek-proyek lain. Di ajang Dakar Rally 2025, tim Raptor T1+ berhasil meraih podium, dan kini targetnya jelas: meningkatkan prestasi di musim berikutnya.

Tak ketinggalan, mobil eksperimental Ford Racing Supervan juga baru saja bikin geger setelah mencatat waktu di bawah 7 menit di Nürburgring-sebuah catatan waktu yang biasanya hanya diraih hypercar.

Mustang Challenge dan Le Mans

Bicara soal Mustang, Ford Racing juga digadang-gadang bakal kembali menghadirkan Mustang Challenge di 24 Hours of Le Mans 2026, setelah sukses besar di debut tahun 2025. Ajang itu membuktikan bahwa ikon muscle car asal Amerika ini masih bisa bersaing dengan mobil-mobil Eropa di balap ketahanan kelas dunia.

Nama Boleh Berubah, DNA Tetap Sama

Bagi para penggemar, perubahan nama dari Ford Performance ke Ford Racing mungkin terasa aneh di awal. Namun, jika melihat kiprah yang sedang dipersiapkan-mulai dari F1, Dakar, Nürburgring, hingga Le Mans-jelas bahwa Ford Racing hanya berbeda label, bukan semangatnya.

Dengan kata lain, Ford Performance boleh mati, tapi Ford Racing lahir untuk meneruskan warisan kecepatan, inovasi, dan adrenalin di lintasan balap.