Fenomena Astronomi Agustus 2026 Diramaikan Gerhana hingga Hujan Meteor Perseid
JAKARTA, GENVOICE.ID - Langit malam sepanjang Agustus 2026 akan dihiasi sejumlah fenomena astronomi yang menarik untuk diamati. Beberapa di antaranya adalah hujan meteor Perseid, fase Bulan Baru dan Bulan Purnama, serta dua peristiwa gerhana. Namun, tidak seluruh fenomena tersebut dapat disaksikan dari wilayah Indonesia.
Salah satu peristiwa yang paling dinantikan adalah hujan meteor Perseid yang berlangsung mulai 17 Juli hingga 24 Agustus 2026. Fenomena ini diperkirakan mencapai puncaknya pada malam 12 Agustus hingga dini hari 13 Agustus. Dalam kondisi langit yang cerah dan minim polusi cahaya, pengamat berpeluang menyaksikan hingga sekitar 60 meteor setiap jam.
Puncak hujan meteor Perseid bertepatan dengan fase Bulan Baru yang terjadi pada 12 Agustus pukul 17.37 UTC. Kondisi tersebut membuat langit menjadi lebih gelap karena tidak ada cahaya Bulan yang mengganggu, sehingga peluang mengamati meteor maupun objek langit redup menjadi lebih baik.
Pada hari yang sama juga terjadi Gerhana Matahari Total. Jalur totalitas melintasi Samudra Arktik, wilayah utara Rusia, Greenland, Islandia, Samudra Atlantik, hingga Spanyol. Sementara itu, gerhana sebagian dapat diamati dari Alaska, Kanada, Afrika bagian barat, serta wilayah utara Amerika Serikat. Fenomena ini tidak dapat disaksikan dari Indonesia.
Fenomena astronomi lainnya hadir pada 15 Agustus ketika Venus mencapai elongasi timur terbesar dengan jarak sudut sekitar 45,9 derajat dari Matahari. Posisi tersebut membuat Venus tampak sangat terang di langit barat setelah Matahari terbenam sehingga mudah dikenali tanpa bantuan teleskop.
Menjelang akhir bulan, tepatnya pada 28 Agustus pukul 04.19 UTC, Bulan akan memasuki fase purnama. Dalam tradisi masyarakat Amerika Utara, purnama pada bulan Agustus dikenal sebagai Sturgeon Moon.
Pada tanggal yang sama juga terjadi Gerhana Bulan Sebagian. Fenomena ini dapat diamati dari sebagian besar wilayah Amerika, Eropa, dan Afrika. Namun, seperti Gerhana Matahari Total sebelumnya, Gerhana Bulan Sebagian tersebut juga tidak dapat disaksikan dari Indonesia.
Meski dua peristiwa gerhana tidak terlihat dari Tanah Air, masyarakat Indonesia tetap berkesempatan menikmati puncak hujan meteor Perseid serta mengamati Venus yang bersinar terang di langit malam selama Agustus 2026.