Rayan Cherki Sindir Paraguay, Prancis Kesal Lawan Main Keras tapi Minim Kartu!

Genvoice.id | 05 Jul 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Timnas Prancis berhasil memastikan langkah ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Paraguay lewat kemenangan tipis 1-0. Meski meraih hasil positif, pertandingan tersebut ternyata menyisakan rasa kesal di kubu Les Bleus.

Salah satu pemain yang paling vokal adalah Rayan Cherki. Gelandang muda Prancis itu melontarkan sindiran tajam terhadap gaya bermain Paraguay yang dinilainya terlalu mengandalkan pelanggaran sepanjang pertandingan.

Tak hanya mengkritik lawannya, Cherki juga mempertanyakan kepemimpinan wasit. Menurutnya, banyaknya pelanggaran yang dilakukan Paraguay seharusnya berbuah hukuman berupa kartu kuning, tetapi hal itu justru tidak terjadi.

Komentar Cherki pun langsung menjadi perhatian karena diucapkan setelah laga yang berlangsung penuh duel fisik dan tensi tinggi di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Cherki Heran Paraguay Tak Dapat Kartu

Pertandingan antara Paraguay dan Prancis berlangsung sengit sejak menit pertama. Paraguay tampil sangat disiplin dalam bertahan dan berkali-kali menghentikan serangan Les Bleus melalui pelanggaran.

Strategi tersebut memang berhasil membuat Prancis frustrasi dalam membangun permainan. Namun di sisi lain, Cherki merasa ada yang janggal dengan keputusan wasit sepanjang pertandingan.

Menurutnya, jumlah pelanggaran yang dilakukan Paraguay sangat banyak, tetapi tidak diikuti dengan pemberian kartu.

"Saya tidak tahu Paraguay boleh membuat 30 pelanggaran tanpa mendapatkan satu-pun kartu kuning," buka Cherki.

Pernyataan itu menjadi bentuk kekecewaan sang pemain terhadap kepemimpinan pertandingan yang dinilainya terlalu membiarkan permainan keras berlangsung.

Prancis Tetap Mampu Lewati Tekanan

Meski dibuat kesulitan sepanjang pertandingan, Prancis tetap berhasil menemukan jalan menuju kemenangan. Gol penalti Kylian Mbappe pada babak kedua menjadi penentu keberhasilan Les Bleus mengamankan tiket ke babak delapan besar.

Cherki memberikan apresiasi kepada seluruh rekan setimnya yang mampu tetap tenang menghadapi tekanan sekaligus permainan fisik dari Paraguay.

Ia menilai kemenangan tersebut menjadi bukti bahwa Prancis memiliki mental kuat untuk menghadapi berbagai situasi sulit di turnamen besar.

"Hari ini kami menunjukkan siapa saja yang siap maju berperang bersama kami. Kami juga menunjukkan bahwa kami siap berperang melawan siapapun," pungkasnya.

Bagi Cherki, kemenangan atas Paraguay bukan hanya soal lolos ke babak berikutnya, tetapi juga menunjukkan karakter tim yang mampu bertahan dalam pertandingan penuh tekanan.

Maroko Sudah Menunggu di Perempat Final

Usai melewati hadangan Paraguay, tantangan yang lebih besar kini menanti Timnas Prancis.

Les Bleus dipastikan akan menghadapi Maroko pada babak perempat final Piala Dunia 2026. Singa Atlas datang dengan modal yang sangat meyakinkan setelah menghancurkan Kanada 3-0 di babak 16 besar.

Pertandingan nanti diprediksi berlangsung jauh lebih menarik. Prancis akan mengandalkan pengalaman serta kualitas individu para pemain bintangnya, sementara Maroko siap melanjutkan kejutan yang sudah mereka tunjukkan sejak Piala Dunia 2022.

Dengan tensi pertandingan yang dipastikan tinggi, Les Bleus berharap bisa kembali menunjukkan mental juara demi mengamankan satu tempat di semifinal. Namun, mereka juga tentu berharap laga melawan Maroko berlangsung lebih terbuka dan tidak dipenuhi permainan keras seperti saat menghadapi Paraguay.